0 Shares Views
[posts type=carousel-post-slider]

Andi Takdir Tagih Wakil Gubernur Sul Sel

Janji bonus Atlit disabilitas tidak di bayarkan.
Kekecewaan Andi Takdir Ketua PPDI (Perasatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kab.Bone atas tidak terbayarnya bonus Atlit Peparnas ( Pekan Praolimpic Nasional) yang di laksanakan di bandung jawa barat pada tgl 12/10/2016 sampai tgl 25/10/2016 tahun lalu.

[share][/share]

Dikonfirmasi via selularnya andi takdir menjelaskan.

Bapak Wakil Gubernur yang menyampaikan
Di depan delegasi NPC (NASIONAL PARALIMPIC COMITE) Disabilitas.Saat pelepasan atlit disabilitas di Aula kantor gubernur Sulawesi Selatan, bahwa setiap atlit disabilitas yang berprestasi akan di berika bonus.

Yang nilainya sama dengan atlit PON lainnya,
bagi yang berprestasi mendapatkan medali emas akan mendapat bonus sebesar 100,juta medali perak 80,juta
dan medali perunggu, 60,juta.

Namun sampai saat ini atlit disabilitas yang berasal dari 8 kabupaten itu yang berprestasi tak ada satupun yg mendapatkan Bonus atlit PEPARNAS (disabilitas) sulsel.
Mereka telah bersusah payah mendapatkan medali di pekan olah raga disabilitas di kota bandung Jawa Barat beberapa bulan yg lalu.
Urai andi takdir Ketua PPDI Bone.

Ini adalah persoalan Hak yg harus diperjuangkan tegasnya.
Tertuang dlm UU No 8 thn 2016 dipasal 15, di jelaskan akan hak penyandang disabilitas(cacat)tidak boleh di bedakan dengan mereka yang nondisabilitas, mereka sendiri yg buat UU dan PERDA, kok mereka yg langgar.

Kasian kawan kawan penyandang cacat yang telah berjuang di Peparnas, namun prestasinya tidak di hargai oleh pemprov.
Apa bedanya dengan Atlet PON, kita kan sama sama mengharumkan nama Sulawesi Selatan. Tegasnya.

Di tekankan pula oleh menteri Sosial Khofifah. Bahwa jangan ada provinsi yang membedakan bonus atlet antara disabilitas dan nondisabilitas bahwa mereka adalah sama yang harua di perlakukan Sama.

Editor@om_trics

Leave a Comment

Your email address will not be published.