0 Shares Views
[posts type=carousel-post-slider]

Ini Untuk Menurunkan Kadar Gula Dalam Darah

Hari ini, Penyakit yang biasa disebut penyakit gula atau tingginya kadar gula dalam darah hampir tidak mengenal umur bahkan umur dibawah 35 tahun biasa mengalami peningkatan kadar gula dalam darah yang tidak normal yang disebabkan oleh banyak hal. diantaranya kurang tidur, dihidrasi, siklus manstruasi, bahkan mengkonsumsi obat obatan yang selain obat diabetes bisa memperburuk kadar glukosa darah.Suhu ekstrem, entah itu suhu yang panas atau sangat dingin, bisa mengganggu regulasi dari kadar glukosa darah. Setiap orang dengan diabetes memiliki respon yang berbeda-beda terhadap perubahan suhu esktrem ini. Bagi beberapa orang, suhu tinggi bisa menyebabkan pembuluh darah melebar, yang dapat meningkatkan penyerapan insulin dan berpotensi menyebabkan gula darah rendah. Sedangkan bagi beberapa orang lainnya, suhu tinggi ini akan meningkatkan kadar glukosa darah, karena suhu yang tinggi memberikan stres pada sistem tubuhnya

Kadar gula darah tinggi, atau biasa disebut sebagai hiperglikemia, biasa ditemukan pada orang yang memiliki diabetes dan mengalami gangguan pada hormon insulin. Bila kadar gula darah tinggi tidak ditangani, hal ini bisa menyebabkan kerusakan organ tubuh, inpotensi, kondisi koma, atau bahkan kematian.

Apa yang harus dilakukan ketika kadar gula darah tinggi?

Rajin memantau kadar gula darah adalah cara yang baik untuk mencegah dan mengatasi gula darah terlalu tinggi. Perhatikan juga gejala-gejala kadar gula darah yang melonjak pada orang yang memiliki diabetes seperti merasa haus, sering buang air kecil, dan mulut terasa kering.

Kemudian, berikut ini cara yang bisa segera Anda lakukan guna menurunkan kadar gula dalam darah,dilansir dari blog hellosehat

1. Cek gula darah

Jika Anda memiliki kondisi diabetes tipe 2, dokter mungkin menyarankan tes gula darah, dua kali atau lebih dalam sehari. Tes glukosa darah di rumah bisa digunakan untuk mengukur jumlah gula darah setelah makan dan sesudah tidur malam.

Tes bisa dilakukan menggunakan mesin portabel kecil yang disebut meteran glukosa darah. Tes gula darah di rumah berguna untuk mengawasi kadar gula darah sehari-hari. Berikut ini merupakan kriteria dari hasil yang ditunjukkan oleh tes gula darah sewaktu (GDS):

  •      Normal: di bawah 200 mg/dl
  •      Kondisi hiperglikemia: di atas 200 mg/dl

Namun, sebenarnya kadar gula darah bisa berubah sepanjang waktu, seperti sebelum makan dan setelah makan. Berikut ini merupakan kisaran normal kadar gula darah Anda di tiap waktunya.

  •      Setelah tidak makan selama 8 jam (puasa): kurang dari 100 mg/dl
  •      Sebelum makan: 70-130 mg/dl
  •      Setelah makan (1-2 jam): kurang dari 180 mg/dl
  •      Sebelum tidur : 100-140 mg/dl

2. Suntik insulin

Setelah Anda mengetahui kadar gula darah tinggi di dalam tubuh dan hasil pemeriksaan darah HbA1c tetap tinggi setelah penggunaan obat minum antidiabetes, biasanya Anda akan membutuhkan suntik insulin untuk menetralisasi kadar gula dalam darah. Perlu diketahui, hormon insulin bisa bekerja lebih cepat saat disuntikkan ke perut Anda, tepat di atas atau di samping pusar Anda. Hormon insulin akan bekerja lebih lambat saat disuntikkan di lengan atas, bahkan akan lebih lambat di kaki, dan paling lambat di bagian bokong.

Insulin membantu mengontrol kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh. Caranya dengan memberi sinyal pada sel lemak, otot, dan hati untuk mengambil glukosa dari darah dan mengubahnya menjadi glikogen (gula otot) di sel otot, trigliserida di sel lemak, dan keduanya di sel hati. Pastikan juga untuk mengecek kembali kadar gula dalam darah, guna mengetahui apakah Anda menyuntikkan dosis insulin yang tepat atau tidak.

3. Minum air lebih banyak

Bila kadar gula darah Anda tinggi, Anda disarankan untuk segera minum. Pasalnya, air dalam tubuh akan mencoba menetralisasi kelebihan gula dari darah, kemudian membuangnya melalui urine. Akibatnya, tubuh Anda akan membutuhkan lebih banyak cairan untuk menghidrasi diri sendiri.

Penderita diabetes harus membiasakan diri untuk minum air mineral, bukan lagi 8 gelas per hari namun meminum air mineral sesuai dengan kebutuhannya agar terdehidrasi dengan baik. Semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, maka semakin banyak kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh.

4. Olahraga

Olahraga adalah cara yang baik untuk mengontrol tingkat gula darah Anda dalam takaran yang sehat. Selain itu, olahraga juga bisa membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi dengan membuat jantung Anda memompa darah ke seluruh tubuh.

Saat memompa darah, glukosa digunakan dalam aliran darah untuk menghadirkan energi lebih banyak. Cobalah untuk meningkatkan detak jantung Anda setidaknya selama 10 sampai 15 menit. Periksa gula darah Anda sebentar-sebentar untuk mencegahnya agar tidak terlalu rendah dalam usaha Anda menstabilkannya.

5. Membatasi asupan gula

Kadar gula darah yang tinggi terjadi akibat berlebihnya asupan gula dari makanan yang Anda makan. Ada baiknya Anda mulai mengurangi dan membatasi asupan gula sehari-hari.  Bila perlu, gunakan pemanis rendah kalori dan mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh, sehingga membantu diabetesi dalam mengontrol gula darah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.