0 Shares 186 Views
00:00:00
20 Jan

Penyebab Gempa, Perputaran Bumi Lambat Ribuan Detik, Khatulistiwa Menyusut

26 Januari 2019
186 Views

tribuncelebes.com- Tahun 2018 ini Indonesia bagian dari Negara di benua asia mengalami guncangan gempa dan bencana alam lainnya, seperti Tsunami Lombok,Sulawesi tengah,likufaksi, Tsunami selat sunda, banjir Sulawesi selatan dsb. Ilmuwan menganggap ini bagian efek dari melambatnya perputaran bumi, khatulistiwa menyusut,tapi sulit bagi lempeng tektonik yang membentuk cangkang luar Bumi untuk menyesuaikannya.tertinggal sekitar ribuan detik dari biasanya.Kata Bilham, yang mempelajari gempa bumi di University of Colorado.

Tahun 2018 telah menjadi tahun yang ” goyah” . Gempa 7,9 skala richter mengguncang dasar lautan di Teluk Alaska, sekitar 174 mil di lepas pantai.

Hanya berselang tiga jam sebelumnya, gempa berkekuatan 6 skala richter melanda kurang dari 25 mil dari tepian pantai Binuangeun, Indonesia yang berada di ” Cincin Api” Pasifik, daerah yang rawan gempa dan letusan gunung berapi.

Pada tahun 2017, Bumi dilanda tujuh gempa yang kuat sepanjang tahun. Para ilmuwan mengatakan fenomena melambatnya Bumi kemungkinan berkontribusi pada gempa baru-baru ini di seluruh dunia.

Mungkin kita tak menyadarinya, tapi Bumi sedang melakukan pergerakan yang sedikit lamban saat ini. Sejak 2011, planet kita telah berubah kecepatan beberapa ribu detik lebih lambat dari biasanya.

Siklus perputaran planet kita berubah terus-menerus. Ini dipengaruhi oleh arus laut dan perubahan atmosfer, serta lapisan inti dan peleburan di bawah kerak bumi. Menurut ahli geologi Roger Bilham dan Rebecca Bendick, perlambatan Bumi dapat menyebabkan terjadinya gempa dua kali lebih banyak dengan magnitude 7,0 di tahun 2018, dibandingkan akhir tahun lalu.

Bilham, yang mempelajari gempa bumi di University of Colorado, mengatakan kepada bahwa kecepatan Bumi tertinggal selama bertahun-tahun. Khatulistiwa menyusut, tapi sulit bagi lempeng tektonik yang membentuk cangkang luar Bumi untuk menyesuaikannya.

Bilham pun memperkirakan bahwa planet ini akan mengalami 20 gempa berskala besar dalam masing-masing 4 tahun ke depan, dari 2018 sampai 2021.(*)

(Sumber. Dream.co.id)

https://travel.dream.co.id/news/prediksi-ilmuwan-akan-ada-20-kali-gempa-bumi-dahsyat-di-2018-1801262.html

You may be interested

Gisel,Dari Pengakuan, Perceraian, Kecaman Pakar Sosiolog, Warga net Hingga Gurita Bisnisnya (Part-3)
Info Seleb
249 Views
Info Seleb
249 Views

Gisel,Dari Pengakuan, Perceraian, Kecaman Pakar Sosiolog, Warga net Hingga Gurita Bisnisnya (Part-3)

tribuncelebes.com - 9 Januari 2021

Wanita kelahiran 16 November 1990 ini semakin dikenal masyarakat setelah memutuskan menikah dengan putra aktor senior Roy Marten, Gading Marten. Dari hasil pernikahan mereka, lahir seorang putri…

Jubir Kasim Ketua PANNA Sulsel Membangun Jaringan Dengan Kodam XIV Hasanuddin Makassar
News
109 Views
News
109 Views

Jubir Kasim Ketua PANNA Sulsel Membangun Jaringan Dengan Kodam XIV Hasanuddin Makassar

tribuncelebes.com - 18 Januari 2021

MAKASSAR-tribuncelebes.com-- Dewan Pimpinan Wilayah(DPW) PANNA (Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha) melakukan kunjungan audiensi di Kodam XIV Hasanuddin, Senin 18/01/2021 Kunjungan DPW PANNA ini diterima Letkol INF Arif…

Gelombang Tinggi Terjang Manado
Info Desa
71 Views
Info Desa
71 Views

Gelombang Tinggi Terjang Manado

tribuncelebes.com - 18 Januari 2021

MANADO- tribuncelebes.com-- Di Kawasan Megamas misalnya, ombak sudah tinggi bahkan sudah mencapai jalan. Informasi yang didapat dari warga, L Max Tamasoleng yang ada ditempat  ombak sudah naik…

9 Kecamatan 6 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Manado
Info Desa
84 Views
Info Desa
84 Views

9 Kecamatan 6 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Manado

tribuncelebes.com - 18 Januari 2021

MANADO- tribuncelebes.com--Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Donald Sambuaga mengatakan, sebanyak sembilan kecamatan dan 33 kelurahan di Kota Manado jadi daerah terdampak banjir, dan tanah…

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan

Most from this category