0 Shares Views
[posts type=carousel-post-slider]

Tahapan Masa Perkembangan Saraf Otak Anak, Dari Janin Hingga Usia Sekolah

Tribuncelebes.com-HEALTH- Pentingnya para Ibu memahami proses pertumbuhan dan perkembangan otak anak sejak dalam.kandungan hingga usia sekolah.

“Umur 5 tahun pertumbuhan Saraf Otak Anak Baru mencapai 90%”

Agar para ibu memahami perlakuan dan asupan gizi di tiap tahapan perkembangan anak. Karena perkembangan saraf otak anak adalah asset masa depan bagi anak, hingga penting perlakuan dan perawatan anak yang maksimal, saraf otak terus mengalami pertumbuhan hingga umur 22 tahun baru mencapai Performa terbaik dalam fungsi dan respon.

Van der Mer seorang professor neuropsychology, melakukan penelitian dan  hasil study bahwa, Sel saraf pada anak bayi membentuk ribuan sambungan setiap detik. Sel saraf di dalam otak bayi meningkat secara jumlah dan spesialisasinya seiring dengan kemampuan baru yang mereka pelajari dan semakin banyaknya mereka bergerak..

Tahapan pembentukan saraf otak pada bayi dimulai pada sekitar hari ke-16 kehamilan. Di awali pembentukan lempeng saraf (neural plate) Kemudian, lempeng saraf ini menggulung membentuk tabung saraf (neural tube) pada hari ke-22. Lalu, mulailah diproduksi sel-sel saraf. Sebagaimana dilansir oleh.doktersehat.com.

Pada hari ke­-35 kehamilan atau sekitar minggu kelima, mulai terlihat cikal-bakal otak besar di ujung tabung saraf. Selanjutnya, terbentuklah batang otak, otak kecil dan bagian-bagian lainnya. Mulai usia delapan minggu kehamilan, terjadilah produksi sel saraf luar biasa cepatnya, kira-kira mencapai 250 ribu per detik. Pertumbuhan dan perkembangan otak juga berlangsung cepat sekali, terutama mulai di trimester ketiga, kira-kira saat kehamilan berumur 25 minggu hingga anak berusia 2 tahun.

Proses perkembangan otak seseorang, 90% terjadi pada 5 tahun pertama hidupnya. Ini berarti masa balita menjadi sangat penting bagi perkembangan otak.

Proses perkembangan otak di setiap fase dipengaruhi oleh faktor-faktor penting, yang meliputi; pengalaman sehari-hari, respons yang diterima, asupan nutrisi, aktivitas dan yang tak kalah penting adalah faktor genetis. Mari kita pelajari tahapan perkembangan otak, sehingga bisa memastikannya berlangsung baik.

Foto; Diva Album colect

Janin – 5 tahun

Di lima tahun pertama kehidupan si kecil ini, fase perkembangan otaknya terbagi atas dua tahap :

0 – + 10 bulan (Janin)

Pada masa ini bagian-bagian otak mulai terbentuk, neuron (sel saraf) mulai tumbuh. Ini adalah masa paling penting dalam proses perkembangan otak anak karena akan terbentuk lebih dari 100 milyar sel sel saraf / neuron.Agar proses perkembangan ini berlangsung optimal, ibu yang sedang mengandung perlu mengatur pola hidup selama masa kehamilan. Selain diharuskan untuk menjauhi rokok, alkohol, obat-obatan, dan menghindari bahan-bahan yang mengandung logam berat, karena bisa mengganggu pertumbuhan otak janin; ibu hamil juga disarankan untuk tetap relaks (tidak mengalami stres), mengonsumsi cukup asam lemak essential spt AA,DHA,  Asam folat, vitamin B6 dan B12. Para ibu juga diharapkan merangsang proses pembentukan otak janinnya dengan berbagai sensasi sentuh, dan suara.Lahir – 6 tahun

Foto; Diva Album colect

Setelah lahir, fase perkembangan otak yang dialami si kecil adalah  pembentukan hubungan-hubungan/koneksi antara bermilyar-milyar sel saraf  yang sudah terbentuk dan pematangan fungsi bagian-bagian otak yang digunakan untuk mengontrol gerak tubuh, berpikir, dan berpresepsi.Bagian otak yang paling berkembang pada fase ini adalah Frontal Lobes. Bagian otak ini mengembangkan emosi, kedekatan, proses perencanaan, dan daya ingat. Pengenalan dan rasa nyaman anak terhadap diri sendiri juga berkembang pesat pada masa ini, sementara pengalaman sehari-hari akan membentuk kenyamanan emosional.

Saat berusia 6 tahun, berat otak anak telah mencapai 95% berat otak orang dewasa dan proses pematangan fungsi otak pada periode tumbuh-kembang ini membutuhkan energi dalam jumlah banyak dibandingkan periode lain.

Foto; Diva Album colect

Pada masa pematangan fungsi otak ini, hal yang penting dipersiapkan adalah asupan nutrisi  yang baik dan lingkungan yang kondusif untuk menstimulasi kerja otak agar optimal. Nutrisi yang penting untuk pematangan fungsi otak ini adalah asam lemak essensial seperti AA, DHA dan EPA, asam amino seperti asam L-Glutamat dan juga multivitamin seperti Vitamin B kompleks, Vit B12 dan asam folat. Berikan anak berbagai kesempatan, dan respons dia dengan kasih sayang. Sebaliknya perlakuan negatif atau kasar akan memicu perkembangan emosi yang tidak stabil di masa depan.

Usia sekolah

Proses perkembangan otak di usia sekolah terus berlangsung dan sebenarnya merupakan bagian dari proses perkembangan hingga dewasa (usia produktif, siap bekerja)

7 – 12 tahun

Pada tahapan ini hubungan antarsaraf, atau dikenal sebagai ‘grey matter’ yaitu proses menyambungkan bagian-bagian otak terus berlangsung dan di perkuat.  Pengulangan stimulasi akan memperkuat hubungan2 yang telah terjalin.  Jaringan lemak yang menyelimuti sel saraf atau sering disebut sebagai ‘white matter’ bertambah banyak, sehingga terjadi percepatan penyampaian sinyal yang berarti otak bekerja sangat baik untuk mengontrol sistem tubuh, dan hubungan antara sel saraf menjadi stabil.Pada tahapan ini, bagian yang paling terakhir mencapai kematangan adalah Prefrontal cortex. Bagian otak ini berfungsi mengendalikan gerakan-gerakan, juga pengambilan keputusan. Tak heran jika banyak remaja terlihat sulit mengendalikan tubuh mereka. Cenderung bergerak cepat, atau sebaliknya kikuk bergerak.

Foto; Diva Album colect

Pada usia ini, orang tua sebaiknya merangsang  anak  untuk  dapat mengendalikan   gerak   tubuh. Caranya   adalah  dengan mengajaknya  berolahraga. Umumnya  gerakan-gerakan olahraga memiliki tujuan tertentu yang dapat merangsang anak menggerakan tubuhnya, sehingga terlatih dan terarah.

Sesungguhnya fase perkembangan usia ini berlangsung hingga seseorang mencapai usia 22 tahun. Pada usia tersebut, otak akan mencapai performa terbaik, dalam fungsi dan respons.

Perhatikanlah fase perkembangan ini, dan berikan nutrisi dan stimulasi terbaik agar otak si kecil dan fungsinya berkembang optimal (*)

Sumber; Doktersehat.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.