0 Shares 124 Views
00:00:00
18 Apr

Manfaatkan DD sebagai Sumber Transformasi Ekonomi Desa

23 Oktober 2019
124 Views

TRIBUNCELEBES-JAKARTA – Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa PDTT, Taufik Madjid S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan Workshop Antar Lembaga Satuan Tugas Dana Desa tentang Penguatan Satuan Tugas Dana Desa dalam Pelaksanaan Dana Desa Tahun 2020, Senin (21/10) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Satuan Tugas Dana Desa, Bibit Samad Rianto dan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa, M. Fachri. Turut hadir Kepala Biro Hukum dan Ortala Kemendesa PDTT, Inspektorat Kemendagri, Komisi Pemberantasan Korupsi, Baharkam Polri, dan Ombudsman RI.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat yang bisa membantu Kemendes dalam memfasilitasi, mengadvokasi dan membina pihak-pihak terkait dalam pemanfaatan Dana Desa.

Merujuk pada pidato Presiden Joko Widodo saat pelantikan 20 Oktober lalu, terdapat lima visi besar yang digaungkan dalam lima tahun kedepan. Pertama, menetapkan fokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Sebab pada tahun 2045 merupakan peringatan 100 tahun atau 1 abad kemerdekaan Indonesia.

“Diharapkan pada tahun 2045, Indonesia menjadi salah satu ekonomi terkuat dunia. Tetapi semua diawali dengan kompetensi yang kuat, dan SDM yang handal. Terlebih, daya saing Indonesia dalam World Economic Forum (WEF) turun ke posisi 50 dari posisi 45 pada tahun lalu. Sehingga sumber daya manusia menjadi persoalan besar bagi bangsa”, ujar Dirjen PPMD.

Visi kedua, Presiden Joko Widodo tetap fokus pada infrastruktur, namun infrastruktur di skala desa. Ketiga, penyederhanaan regulasi yaitu dengan merevisi berbagai regulasi yang saling tumpang tindih dan tidak produktif. Perbaikan dan penyederhaan regulasi terutama untuk mendorong pembukaan lapangan kerja dan penciptaan iklim investasi yang kondusif. Sehingga banyak aturan termasuk Undang-undang yang dirubah melalui skema Omnibus Law.

Dan keempat, reformasi birokrasi, dengan penyederhanaan birokrasi dengan membatasi eselonisasi pada dua level. Poin utamanya pada penghormatan terhadap kemampuan atau skill, sehingga reformasi birokrasi menjadi struktur yang ramping dan fungsional.

Kelima, transformasi ekonomi, dimana ketergantungan pada sumber daya alam diubah menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern. Seperti halnya kampung terpadu yang merupakan program Direktorat PPMD diempat provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Dimana Direktorat PPMD memfasilitasi masyarakat dimulai dengan menyusun usaha, melatih skill masyarakat hingga pada pemasarannya.

“Lima agenda strategis Bapak Presiden ini antara lain dilakukan melalui pengelolaan seluruh program yang terintegrasi dan langsung berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, termasuk didalamnya adalah pengelolaan dan pemanfaatan dana desa. Kita bicara transformasi ekonomi desa, sumber pendanaan yang besar saat ini adalah dana desa. Dan transformasi ekonomi ini harus diikuti dengan pengawasan agar mencapai manfaat atau outcome yang diharapkan,” ujar Taufik Madjid.

Olehnya itu, kelima isu ini sebagai prime mover mengelola pemerintahan dan pembangunan. Tidak hanya percepatan, tetapi pemanfaatan maksimal Dana Desa. Bicara Dana Desa tidak hanya bicara angkanya, ujar Taufik, tetapi hasil dari lembaga administrasi negara yang saling berkonektivitas antara kepala desa, perangkat desa, supradesa, di level kecamatan, di level kabupaten, dan Satgas untuk menyejahterakan masyarakat pedesaan.

Secara khusus, Dirjen PPMD dalam kesempatan ini juga memberikan pujian kepada Satgas Dana Desa. Karena sangat produktif membantu Direktorat Jenderal PPMD dan membantu Kemendes PDTT. Terlebih, Dana Desa yang begitu besar yakni Rp.257 Triliun, dan kedepannya bertambah menjadi Rp.400 Triliun. Jika program ini tidak dimitigasi dan dikelola dengan baik maka program Dana Desa akan mengalami kesulitan dalam implementasinya guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya menitikberatkan pada Good Governance, sehingga tata kelolanya baik. Kemudian harus ada transparansi, akuntabilitas, efesiensi dan koordinasi terhadap seluruh pihak terkait. Mudah-mudahan kita fokus, untuk menata tugas dan tanggungjawab kita, utamanya kita dapat memaksimalkan pemanfaatan dan pengelolaan Dana Desa untuk menyejahterakan masyarakat di desa,” tandas Taufik Madjid. (suci)

You may be interested

Gisel,Dari Pengakuan, Perceraian, Kecaman Pakar Sosiolog, Warga net Hingga Gurita Bisnisnya (Part-3)
Info Seleb
338 Views
Info Seleb
338 Views

Gisel,Dari Pengakuan, Perceraian, Kecaman Pakar Sosiolog, Warga net Hingga Gurita Bisnisnya (Part-3)

tribuncelebes.com - 9 Januari 2021

Wanita kelahiran 16 November 1990 ini semakin dikenal masyarakat setelah memutuskan menikah dengan putra aktor senior Roy Marten, Gading Marten. Dari hasil pernikahan mereka, lahir seorang putri…

Fakta Fakta Kejahatan Kemanusiaan Pada Konflik Berkepanjangan Ethopia
News
88 Views
News
88 Views

Fakta Fakta Kejahatan Kemanusiaan Pada Konflik Berkepanjangan Ethopia

tribuncelebes.com - 24 Maret 2021

TRIBUNCELEBES.COM- Pertempuran yang kian memanas di Ethiopia kembali terjadi hanya berselang setahun setelah PM Abiy Ahmed Ali menerima Hadiah Nobel Perdamaian karena menyelesaikan konflik perbatasan selama 20…

Konflik Ethiopia, Pemerkosaan Perempuan Suku Tigray Oleh Tentara Eritrea adalah Genosida
Kriminal
83 Views
Kriminal
83 Views

Konflik Ethiopia, Pemerkosaan Perempuan Suku Tigray Oleh Tentara Eritrea adalah Genosida

tribuncelebes.com - 24 Maret 2021

TRIBUNCELEBES.COM- Berdasarkan catatan medis dan kesaksian para penyintas yang dibagikan kepada CNN, para perempuan diperkosa beramai-ramai, dibius, dan disandera. Dalam satu kasus, kelamin seorang perempuan dimasuki batu,…

Februari 2021 Utang RI Bengkak Jadi Rp6.361T
Ekobis
99 Views
Ekobis
99 Views

Februari 2021 Utang RI Bengkak Jadi Rp6.361T

tribuncelebes.com - 24 Maret 2021

TRIBUNCELEBES.COM- Detailnya, utang pemerintah tercatat sebesar Rp6.361 triliun per Februari 2021. Sementara itu, utang BUMN tembus Rp2.140 triliun per kuartal III 2020 lalu. Utang perusahaan pelat merah…

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan

Most from this category