0 Shares 197 Views
00:00:00
28 Mar

Antara Malu dan Gengsi Jadi Panutan

5 Februari 2020
197 Views

Penulis; Imran (Ime Tounru)

“Kerjalah Kawan!, Jangan hidup dari uluran tangan pejabat yang engkau kibuli”

Sudahlah, hentikan gaya Seolah-olah mu, nampak gagah namun rapuh hakikatnya Janganlah jadi benalu elitis buat Negeri ini.

Sudah cukuplah retorikamu atas nama kesejahtraan rakyat yang pada akhirnya engkau hidup dari uluran tangan pejabat yang engkau kibuli. Pulanglah ke Desamu, garap sawahmu dengan cangkul titipan Leluhurmu dan gemukkan sapi-sapi mu, Insya Allah tak kan kau temukan kegelisahan.

Harusnya generasi muda bangga dengan profesi petani, bukan menjadikannya stigma buruk. Suka tidak suka, kita hidup besar karena jasa para Petani yang selama ini kadang kita pandang sebelah mata meskipun sejatinya kita adalah ahli waris para petani.

Wahai pemuda Kembalilah membangun Desa, jangan malu karena gensi tidak mensejahterakan tapi justru menyesatkan.

..Jadilah Petani Berdasi ‘Sukses dengan keberkahan’, meski sepintas tidak ada penggarap sawah memakai Dasi.

Penulis
Imran (Ime Tounru)
Adalah Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) Kec. Tonra yang juga aktif sebagai Pembina Pramuka di Pangkalan STKIP Muhammadiyah Bone

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan

Most from this category