0 Shares 405 Views
00:00:00
20 Sep

Bone, Satu Hari Dua Tindak Kriminal Penganiayaan Dengan Sajam Hingga Tewas

30 Mei 2021
405 Views

BONE- TRIBUNCELEBES.COM—Tindakan criminal terjadi di dua tempat berbeda pada hari yang sama Sabtu tanggal 29 mei 2021, kejadian penikaman yang terjadi di kecamatan Amali pada acara pesta karaoke korban tidak tertolong dan pelaku di amankan pihak berwajib sedang tindak criminal kedua penyerangan dengan sajam jenis parang di jalan Mangga kota Watampone oleh masaah ketersinggungan hampir keserempet kendaraan motor saat di jalan, pelaku menyerang korban dengan senjata tajam. Uraian informasinya sbb,

PERTAMA. Penikaman pada acara hiburan karaoke berujung kematian. Baruddin (51) warga Desa Galung, tewas usai ditikam pada acara Hiburan karaoke yang dilakukan warga di Desa Mattaropurae, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan acara karaoke berakhir petaka ini terjadi pada hari Sabtu (29/05/2021) sekira pukul 23.00 Wita.

Pemicunya masalah, mereka bersenggolan saat sedang asyik berjoget diiringi musik karaoke. Pelaku Andi Hasanuddin Bin Andi Baco (35). menikam Baharuddin Bin Rukka (50) hingga tewas

Sebelum kejadian korban dan pelaku datang ke lokasi karena mengetahui tuan rumah melaksanakan hajatan hakikah anak. Ketika sedang menikmati alunan musik, pelaku terlibat perselisihan yang berujung pada penikaman pada bagian punggung korban.

“Betul ada, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun pada pukul 23.53 Wita korban meninggal. Sementara pelaku langsung diamankan pasca kejadian,” kata, Paur Humas Polres Bone, Ipda Rayendra Muhtar SH.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Taccipi, Kecamatan Ulaweng, untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak berhasil tertolong, sekitar pukul 23.53 Wita korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas.

Pelaku penikaman dan pembunuhan ini sudah diamankan di Mapolsek Amali. Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra menuturkan, peristiwa penikaman terjadi ketika pelaku dan korban menyaksikan acara musik layar karaoke di acara aqiqah dan saat itu ikut berjoget.

“Akan tetapi pelaku dan korban bersenggolan dan terjadi perselisihan, saat itu juga pelaku menikam korban pada bagian pinggang sebelah kanan dengan menggunakan badik hingga keluar usus,” pungkas Ipda Rayendra.

KEDUA. Peristiwa penyerangan dengan parang terjadi dikota watampone, pelaku berinisial DA (17), melakukan penganiayaan terhadap MA (17) sekira pukul 21.00 Wita. Sabtu 29 Mei 2021

Unit Resmob Satreskrim, dipimpin Kanit Resmob Ipda Muh Riad gabungan unit Opsnal Sat Intelkam Polres Bone mengamankan seorang remaja pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) kejadian di Jalan Mangga, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

“Kronologi pemarangan berawal saat korban dan pelaku beriringan melewati Jalan KH.Agussalim depan BTC (Bone Tred Center), saat itu korban hampir menyenggol sepeda motor yang di kendarai pelaku,” katanya.

Sambung Ipda Rayendra, merasa kesal, pelaku mengikuti korban dari arah belakang hingga tepatnya di SPBU Jalan Mangga.

“Pelaku langsung menghampiri korban, memarangi lengannya sebanyak 1 (satu) kali dari arah belakang menggunakan parang dan rekan korban pada saat itu melarikan diri karena merasa ketakutan,” sambungnya.

Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek pada lengan kiri dan melaporkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut, kuncinya.

“Pelaku diamankan Minggu (30/05) sekira pukul 04.30 Wita, di Jalan Lanto Dg.Paseng, Kecamatan Tanete Riattang, tanpa melakukan perlawanan,” ujar Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra.

Turut diamankan, 1 (satu) unit motor NMAX warna hitam (motor yang digunakan pelaku). Sebilah parang alat yang digunakan menganiaya korban, dan seorang rekan pelaku masih dalam pencarian(**)

 

FOLLOW & SUBSCRIBE

Most from this category