A.Wahyuni Tenri Ajeng Peraih Nilai Tertinggi SKB Jabatan Apoteker Formasi PKM Ajangale Kabupaten Bone

Tribuncelebes.com-Watampone- Seleksi CPNS 2019 kembali dilanjutkan oleh Panselnas. Setelah beberapa waktu lalu, Tes Seleksi  Kompetensi Bidang mengalami penundaan karena adanya Pandemi Covid-19, akhirnya Panselnas kembali melanjutkan Tahapan SKB Penerimaan CPNS. Untuk Kabupaten Bone,  Seleksi Kompetensi Bidang dilaksanakan sejak  tanggal 1 September yang lalu, kini memasuki hari kedua pelaksanaan. Tes SKB yang hari ini dilaksanakan di Kantor BKN Regional Makassar diikuti oleh Ratusan Peserta dari Kabupaten Bone yang dimana hasil dari Tes SKB ini langsung ditayangkan secara Live Streaming sehingga berlangsung secara transparan.

Salah satu Peserta SKB dari Kabupaten Bone Jabatan Ahli Pertama-Apoteker Formasi PKM Ajangale, Andi Wahyuni Tenri Ajeng berhasil menggaet Nilai Tertinggi dan menyingkirkan 2 pesaingnya. Setelah beberapa Bulan lalu mengumpulkan Nilai 403 untuk Seleksi Kompetensi Dasar, Kini Andi Wahyuni Tenri Ajeng berhasil meraih nilai 410 pada Seleksi Kompetensi Bidang dan memuluskan langkahnya untuk merengkuh niatnya menjadi seorang ASN Bidang Apoteker.

A. Wahyuni Tenri Ajeng (Tengah) sesaat setelah mengikuti Ujian SKB di Kantor Regional IV BKN Makassar

Putri Sulung dari pasangan A. Najamuddin dan Muliyana ini dikenal sebagai Pribadi yang ulet, cerdas dan cekatan. Semenjak mengenyam bangku kuliah, Andi Uni (Sapaan Akrab) berhasil menjadi wisudawan terbaik di kampusnya. Menurut Andi Wahyuni Tenri Ajeng, Semua yang diraihnya sampai hari ini, Tak Lepas dari dukungan dan doa dari Kedua orang tuanya.

Orang Tua Andi Wahyuni Tenri Ajeng, Andi Najamuddin (Kepala Desa Bolli) dan Mulyana S.Pd.

Menurut Ayahanda dari A. Wahyuni Tenri Ajeng, Andi Najamuddin yang juga merupakan Kepala Desa Bolli Kecamatan Ponre, Semasa kecil sampai sekarang, A. Wahyuni merupakan Pribadi yang berbakti Kepada Orang Tuanya, selalu sabar dalam menghadapi kesulitan dan tak pernah menyusakan orang tuanya. Jadi wajar jika hari ini, Andi Wahyuni meraih keberhasilan yang telah lama dicita-citakan olehnya, Tambahnya.

Rilis: Eddie Muliadi Ikram

Polres Bone Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Calon Bintara Polri Tahun 2020

Bertempat di Aula Polres Bone, pada Hari Rabu, 19 Agustus 2020, Panitia Penerimaan Bintara Polres Bone menggelar penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Calon Siswa (Casis), dan Orang Tua Wali Penerimaan Bintara Polri Tahun 2020 dengan cara virtual atau live streaming dengan Biro SDM Polda Sulsel.

Suasana Dalam dan Luar Ruangan Aula Polres Bone Pada Saat Acara Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Calon Bintara T.A 2020

Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah dilakukan Kapolres Bone AKBP AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK. bersama perwakilan casis, orang tua, dan panitia pengawas penerimaan anggota Polri, pemantau ekseternal dari Lembaga Swadaya Masyarakat dan perwakilan media di Aula Mapolres Bone, Rabu 19/08/2020.

Kapolres Bone mengingatkan, penerimaan anggota Polri berjalan bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah)

Kapolres Bone, AKBP Try Handako Wijaya, S.IK bersama Kabag Sumda Polres Bone, Kompol H. Burhanuddin AW pada Saat memimpin acara penandatanganan Pakta Integritas secara Virtual.

“untuk mewujudkan penerimaan Polri yang bersih, saya selaku Kapolres Bone mengingatkan, sekali lagi mengingatkan kepada seluruh panitia, pengawas dan calon siswa yang telah diambil sumpahnya untuk komitmen tidak melakukan KKN, dan lebih khusus lagi kepada casis tidak terpancing dengan oleh oknum siapa pun yang dapat memberi janji kelulusan, kunci kelulusan ada pada kalian, belajar dengan baik, jaga kesehatan dan tentunya jangan lupa untuk senantiasa berdoa,” tegas Try Handako.

Penandatangan Pakta Integitas yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya, S.IK, M.Si.

Di tempat yang sama, Kabag Sumda Polres Bone Kompol H. Burhanuddin HW. mejelaskan, bahwa inti dari pakta integritas yang dibacakan dan ditandatangani diantarannya mengikuti sistem seleksi penerimanaan Calon Bintara Polri Tahun 2020 adalah bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku apabila melakukan pelanggaran dimaksud dan atau dibatalkan sebagai calon bintara Polri. Sebanyak 554 Orang Calon Bintara 2020 yang ikut serta dalam penerimaan kali ini yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bone.

Foto: Eddie Muliadi Ikram

Penyerahan Program Indonesia Pintar Aspirasi AMURE

Pada hari Rabu, tepat pukul 10.00 WITA (09.00 WIB) dilakukan seremoni penyerahan Program Indonesia Pintar Aspirasi Anggota DPR RI Dapil Sulsel II Bapak Drs. H Andi Muawiyah Ramly, M.Si. Agenda penyerahan PIP tersebut dilaksanakan serentak di 9 kab/kota se Dapil Sulsel II. Meliputi Kab Maros, Kab Pangkep, Kab Barru, Kota Parepare, Kab Soppeng, Kab Wajo, Kab Bone, Kab Sinjai dan Kab Bulukumba.

Acara penyerahan PIP dilaksanakan secara virtual mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid 19.

Dalam acara tersebut, Anggota DPR RI Bapak Drs. H Andi Muawiyah Ramly, M.Si secara langsung menyampaikan betapa program PIP tersebut sangat penting khususnya pada saat pandemi ini. Hal ini karena hampir semua Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah dilaksanakan secara daring/online/virtual.

Andi Muawiyah Ramli (AMURE) Saat menyampaikan Sampaikan Sambutannya Secara Virtual

Kontribusi PIP bagi masyarakat sangat dirasakan manfaatnya untuk membantu siswa dan orang tua dalam menopang kegiatan belajar jarak jauh.

Dipaparkan dalam pidato Bapak Drs. H Andi Muawiyah Ramly, M.Si, bahwa Program PIP Aspirasi ini secara total meliputi 20 ribuan siswa dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Adapun anggaran yang digelontorkan ke 9 kab/kota di dapil Sulsel II kurang lebih sebesar 10 Milyar Rupiah, dan Khusus Kab. Bone, sebanyak 1671 Siswa didik yang mendapatkan bantuan beasiswa dari program ini.

Acara penyerahan PIP Aspirasi ini juga dihadiri secara virtual oleh Bupati Wajo dan Wakil Bupati Bukukumba serta beberapa jajaran kepala dinas pendidikan dan seluruh ketua DPC PARTAI KEBANGKITAN BANGSA se dapil Sulsel II serta dihadiri oleh lebih dari 100 perwakilan sekolah dan perwakilan kepala desa penerima manfaat PIP.

Tim AMURE Kab. Bone saat melakukan Penyerahan Beasiswa kepada 1671 Siswa di Kab. Bone

Besar harapan dari masyarakat dapil Sulsel II akan keberlanjutan program PIP Aspirasi tersebut di tahun tahun yang akan datang. Hal ini terpotret dari banyaknya apresiasi dari testimoni yang muncul saat acara berlangsung.

Suasana Penyerahan Bantuan oleh Tim Amure kepada Salah Satu Perwakilan Siswa di Kab. Bone

Doa dan harapan serta apresiasi ini merupakan energi positif bagi Bapak Drs. H Andi Muawiyah Ramly, M.Si untuk tetap konsisten dan istiqomah dalam memperjuangkan aspirasi daerah pemilihan Sulsel II yang juga merupakan tanah kelahiran tokoh yang dikena juga dengan sebutan AMURE. Semoga tahun depan bisa semakin baik.

Amure Suntik APD ke Pemda Bone  

WATAMPONE – TRIBUNCELEBES.COM – Peduli penanganan Covid-19 di Kabupaten Bone, Andi Muawwiyah Ramli (Amure) Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) kepada Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bone.

Amure dan Tim pada penyerahan APD kepada Bupati Bone, H. A. Fahsar M. Padjalangi

Penyerahan APD sendiri diwakili oleh sejumlah Pengurus DPC Partai PKB Kabupaten Bone yang diterima langsung Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi di rumah jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Watampone, Jumat 22 Mei 2020.

Amure dan Tim pada penyerahan APD kepada Bupati Bone, H. A. Fahsar M. Padjalangi

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bone Umardin kepada Redaksi Tribun Celebes mengatakan bantuan APD dari Amure ini kepada Pemda Bone sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada gugus tugas kabupaten agar lebih maksimal dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Bone.

Amure dan Tim pada penyerahan APD kepada Bupati Bone, H. A. Fahsar M. Padjalangi

“Ini salah satu bentuk kepedulian partai PKB dan Amure ditengah pandemik Covid-19 di konstituennya. Sebelumnya, kami juga telah menyerahkan sejumlah paket sembako kepada warga yang terdampak,” ungkapnya.

Umardin kembali mengatakan, PKB akan senantiasa berkontribusi di masa pandemik Covid-19 ini untuk meringankan beban masyarakat.

Kak Seto Soroti Temuan Jasad Balita Tanpa Organ di Samarinda

JAKARTA- Seto Mulyadi Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) atau yang kerap disapa Kak Seto menanggapi kasus dugaan pembunuhan balita yang ditemukan tanpa organ tubuh penting di Samarinda, Kalimatan Timur.

“Ya fenomena semacam ini sudah cukup lama bahwa penculikan-penculikan itu salah satu sasarannya adalah selain jadi tenaga anak-anak juga ada pengambilan organ tubuh,” kata dia saat ditemui di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus Handayani Jakarta, Senin (17/2)

“Jadi mohon menjaga putra dan putrinya dengan penuh kewaspadaan karena itu sudah cukup lama beredar berita-berita itu,” kata dia.

Menurut dia, kasus tersebut harus mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat setempat agar menjaga anak-anaknya serta meningkat kewaspadaan.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat dalam menjaga dan melindungi anak-anak ialah dengan memberdayakan semacam seksi perlindungan anak di tingkat rukun tetangga.

Seksi perlindungan anak tersebut telah mulai dilakukan di Tangerang Selatan, Banyuwangi dan Kabupaten Bengkulu Utara. Tiga daerah itu hingga tingkat Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) sudah memberdayakannya.

Temuan Mayat Tanpa Organ Tubuh- di samarinda- kalimantan Timur

Seksi perlindungan anak sampai di level RT/RW tersebut diharapkan bisa lebih meningkatkan kewaspadaan karena melibatkan langsung peran serta masyarakat hingga tingkat terendah. Dikutip dari Suara.com

“Ujung tombaknya adalah masyarakat yang memberdayakan semacam perlindungan tadi,” katanya.

Terakhir ia meminta dan mendorong aparat kepolisian agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan memberdayakan masyarakat supaya kasus balita yang ditemukan tanpa organ tubuh tersebut tidak pernah terjadi lagi. (*)

Adakan Turnamen Volli, Pendamping Desa Gerakkan Anak Pribumi Masalle

TRIBUNCELEBES-TONRA-Syamsuriadi, pedamping Desa Kecamatan Tonra. Bahu-membahu bersama masyarakat Masalle Desa Bulu-Bulu, menjemput animo besar masyarakat Tonra terhadap olahraga Volli. Bersama komunitas APRIMA menggagas terlaksananya turnamen Volli APRIMA Cup 2020, berskala kecamatan.

Turnamen tersebut melibatkan seluruh instansi Desa, Kecamatan dan Organisasi kemasyarakatan yang ada di Kecamatan Tonra. Menurut Dicky panggilan akrabnya. Antusiasme masyarakat sangat besar mengetahui akan ada turnamen tersebut. Oleh karena itu, hampir seluruh elemen masyarakat Masalle yang tergabung dalam komunitas Anak Pribumi Masalle/APRIMA bergerak mensupport kesuksesan kegiatan.

“Alhamdulillah seluruh elemen ikut bergerak membantu, APRIMA ini punya struktur, ada dewan penasehat dan pengurus harian, saya sebagai ketua yang ditunjuk berniat mempersembahkan yang terbaik untuk insan Volli Masyarakat Tonra, bukan hanya pengurus, masyarakat bahkan turut terlibat mensupport kegiatan ini,” Ungkap Dicky yang berprofesi sebagai pendamping Desa tersebut.

Turnamen yang berlangsung mulai tanggal 27 Januari-15 Februari itu, diikuti oleh 33 kontingen. Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh tripika kecamatan tonra dan dibuka langsung oleh A. Muh. Awaluddin, S.Ip, selaku kepala kecamatan Tonra. Dalam sambutannya, dirinya mrnyampaikan apresiasi terhadap anak APRIMA, selaku penitia dan inisator kegiatan.

“Kami memberi apresiasi luar biasa terhadap masyarakat dan pemuda masalle yang tergabung dalam komunitas APRIMA, melaksanakan kegiatan ini. Tentu butuh kita support, beri ruang berkarya untuk kemajuan daerah. Turnamen ini adalah ajang silaturrahim masyarakat Tonra, menang dan kalah adalah hal biasa yang terpenting adalah kebersamaan, semua pihak harus saling menjaga kesuksesan kegiatan-kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, support juga mengalir dari kalangan Tokoh masyarakat Masalle, melalui ketua BPD Desa Bulu-Bullu, Abdul Hamid. Menurutnya kerja-kerja anak muda Masalle sangat luar biasa, dan berharap kedepannya bukan hanya pada segmen Olahraga, tetapi juga segmen keagamaan pemuda turut jadi penggerak.
“Luar biasa gagasan dan kinerja anak muda ini, saya berharap kedepan bukan hanya pada bidang olahrga, tetapi juga memajukan bidang-bidang lain, seperti organisasi keagamaan,” Ungkapnya.

Pada sambutan lain, kepala Desa Bulu-Bulu , Drs. Muhammada Arif menegaskan, inovasi masyarakat Masalle yang terlaksana melalui kerja pemudanya, perlu diberi ruang yang lebih besar untuk terus berkarya.

“Kebersamaan pemuda Masalle, melakukan sebuah inovasi di Desa ini harus diberi ruang untuk terus berkarya dan memajukan Desa, kami nyatakan sangat mendukung kegiatan ini,” Tegas Muhammad Arif selaku kepala desa setempat.

Dicky sendiri mengakui, selain mendapat support luar biasa dari seluruh elemen masyarakat, Tokoh, Instansi Desa, Intansi Kecamatan, kegiatan tersebut juga menjalin kerjasama dengan pihak luar. Bahkan menurutnya, pemanfaatan jaringan dati luar juga sangat menentukan terlaksananya kegiatan.

“Tak bisa kami pungkiri, sumberdaya kami di Desa-desa dan Kecamatan Tonra sangat terbatas, oleh karena itu kami tetap membangun kerjasama dan dukungan dari liar, dengan berbekal jaringan persahabatan dan organisasi yang kami punya. Terkhusus One Supporting, kami sangat berterima kasih atas dukungannya, ” Tutur Dicky menutup pembicaraan.

Rusdin M Nur: PID Telah Menjadi Harapan untuk Desa

BOGOR- Program Inovasi Desa (PID) tinggal menghitung hari. Program yang dikembangkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) berakhir pada 31 Desember 2019. Dalam mempersiapkan closing date PID, beberapa hal telah dipersiapkan Kemendesa PDTT. Salah satunya laporan akhir PID.

Dalam rangka menyusun laporan akhir PID tahun 2019, jajaran Konsultan Nasional PID menggelar workshop penyusunan laporan akhir dan rumusan capture serta replikasi PID TA 2019. Worskhop dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat, pada 20-24 Desember 2019.

Rusdin M Nur selaku Program Leader KN-PID mewakili Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kemendesa PDTT membuka workshop penyusunan laporan akhir PID tahun 2019, Jumat (20/12) malam.

SUSUN LAPORAN AKHIR: Jajaran KN-PID menggelar workshop penyusunan laporan akhir PID TA 2019 yang dilaksanakan pada 20-24 Desember 2019 di Bogor, Jawa Ba

Rusdin mengakui selama tiga tahun perjalanan PID, program ini telah menjadi harapan bagi desa di Indonesia. Bahkan tidak sedikit pihak yang meminta agar program ini tetap dilanjutkan saat PID tiba di penghujung waktu. Ini membuktikan bahwa hasil PID benar-benar memberi manfaat yang besar bagi kemajuan pembangunan dan pemberdayaan di desa.

“Tak terasa PID segera berakhir. Banyak suka dan duka kita lewatkan bersama sejak 2017 sampai saat ini. Keberhasilan yang dicapai PID tak lepas dari komitmen bersama yang dibangun untuk sukses program ini,”kata Rusdin memberi sambutan mewakili Direktur PMD M.Fachri.

SUSUN LAPORAN AKHIR: Jajaran KN-PID menggelar workshop penyusunan laporan akhir PID TA 2019 yang dilaksanakan pada 20-24 Desember 2019 di Bogor, Jawa Ba

Selain menyusun laporan akhir PID, beberapa langkah juga telah dilakukan Kemendesa PDTT dalam rangka closing date PID. Salah satunya tahapan exit strategy. Menurut Rusdin, exit strategy adalah bentuk pengakhiran dan tindaklanjut dari PID. Exit strategy diharapkan menjadi bentuk pelestarian pertukaran pengetahuan, capture dan replikasi yang telah diadopsi PID selama tiga tahun terakhir.

“Kami berharap pihak provinsi dan kabupaten melakukan pelestarian PID. Kemendesa telah menyusun tahapan exit strategy di pusat. Silakan daerah lakukan follow up dengan cara membuat regulasi tindaklanjut PID. Semua ini kita lakukan untuk masa depan desa,”yakin Rusdin pada workshop yang dihadiri jajaran deputi KN-PID dan tenaga ahli KN-PID.

SUSUN LAPORAN AKHIR: Jajaran KN-PID menggelar workshop penyusunan laporan akhir PID TA 2019 yang dilaksanakan pada 20-24 Desember 2019 di Bogor, Jawa Ba

Pengakhiran PID yang dinilai banyak pihak telah memberi kontribusi dalam mendorong kualitas Dana Desa dan memperkuat program pendampingan, semoga menjadi starting points yang bagus menuju program baru di 2020. Dan jajaran Kemendesa, tambah Rusdin, sudah siap menyongsong program baru untuk memajukan dan memandirikan desa di masa mendatang.

“Produk-produk yang telah dihasilkan PID, terutama 25 ribu lebih hasil capturing, silakan difasilitasi oleh teman-teman pendamping sehingga dimanfaatkan dengan baik oleh desa. Dan saya meyakini, semangat dan komitmen yang telah kita bangun dalam tiga tahun terakhir, tetap kita jaga. Semangat PID selalu tersimpan di sanubari kita yang terdalam,”pesan Rusdin kepada jajaran KN-PID dan seluruh pendamping desa dan pelaku program se Indonesia. (cam/muis)

711 Momen Bersejarah bagi Dunia Investasi di Indonesia

JAKARTA- Lembaga Ekonomi dan Keuangan Syariah RI langsung tancap gas di awal November 2019. Lembaga ini memulai kegiatan dengan membawa beberapa investor dari manca negara datang berinvestasi di Indonesia.

Wakil Ketua Lembaga Ekonomi dan Keuangan Syariah RI Jerry Lumelle mengungkapkan, kedatangan investor untuk membicarakan secara serius rencana mereka berinvestasi di Indonesia. “Awal November ini, ada dua proyek besar yang dilirik investor. Yaitu pembangunan kilang minyak dan proyek mobil listrik,”kata Jerry di Jakarta Kamis lalu (7/11/2019).

Untuk memuluskan pembangunan kilang minyak, Jerry menghimpun para investor tersebut dalam satu wadah konsorsium. Ini diyakini lebih memudahkan upaya melakukan koordinasi dan komunikasi terhadap investor.

“Investor yang berminat membangun kilang minyak dari pihak ILDC yang kantor pusatnya di Perancis. Perwakilannya yang datang diwakili oleh ILDC Vietnam. Mereka ini adalah KM Petro Corporation dari Amerika dan Indonesia khususnya,”terang Jerry.

Dan pada hari Kamis itu juga, lanjut Jerry, telah dilakukan penandatanganan joint venture terkait pembangunan kilang minyak. Penandatanganan joint venture menjadi bukti keseriusan investor untuk mewujudkan proyek ini.

Selain pembangunan kilang minyak, proyek mobil listrik juga segera terwujud. Pada hari Kamis lalu (7/11/2019), Jerry bersama owner pabrik mobil listrik gabungan investor China-Amerika telah melakukan presentasi produk mobil listrik di Jakarta. Persentasi hari itu dihadiri oleh beberapa pengusaha bus umum dan bus wisata, termasuk juga beberapa BUMN turut hadir.

Jerry Lumelle (kedua dari kanan) usai melakukan pertemuan dengan CEO Bus Listrik China-Amerika. Dalam waktu dekat, segera dibangun pabrik rakitan bus listrik di Indonesia

“Alhamdulillah, dari hasil presentasi tersebut akan di awali pembuatan pabrik rakitan bus listrik di Indonesia. Ini dilakukan guna memenuhi kriteria regulasi yang disyaratkan pemerintah yaitu minimum 40 % komponen bus raw materialnya berasal dari Indonesia,”terang Jerry.

Melalui proyek investasi yang di bawahi Lembaga Ekonomi dan Keuangan Syariah RI, Jerry menegaskan akan menciptakan lapangan kerja yang banyak di dalam negeri. Tenaga kerja lokal akan terserap demi mengurangi tingkat pengangguran. Dan terwujudnya mega proyek ini, pertanda semakin terjaminnya iklim investasi di Indonesia, baik secara regulasi maupun pelayanan.

“Proyek ini bagian kebutuhan prioritas dalam negeri. Hari Kamis itu, 7 November 2019, menjadi momentum bersejarah untuk dunia investasi Indonesia,”tandas Jerry dengan wajah semringah.

Manfaatkan DD sebagai Sumber Transformasi Ekonomi Desa

TRIBUNCELEBES-JAKARTA – Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa PDTT, Taufik Madjid S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan Workshop Antar Lembaga Satuan Tugas Dana Desa tentang Penguatan Satuan Tugas Dana Desa dalam Pelaksanaan Dana Desa Tahun 2020, Senin (21/10) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Satuan Tugas Dana Desa, Bibit Samad Rianto dan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa, M. Fachri. Turut hadir Kepala Biro Hukum dan Ortala Kemendesa PDTT, Inspektorat Kemendagri, Komisi Pemberantasan Korupsi, Baharkam Polri, dan Ombudsman RI.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat yang bisa membantu Kemendes dalam memfasilitasi, mengadvokasi dan membina pihak-pihak terkait dalam pemanfaatan Dana Desa.

Merujuk pada pidato Presiden Joko Widodo saat pelantikan 20 Oktober lalu, terdapat lima visi besar yang digaungkan dalam lima tahun kedepan. Pertama, menetapkan fokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Sebab pada tahun 2045 merupakan peringatan 100 tahun atau 1 abad kemerdekaan Indonesia.

“Diharapkan pada tahun 2045, Indonesia menjadi salah satu ekonomi terkuat dunia. Tetapi semua diawali dengan kompetensi yang kuat, dan SDM yang handal. Terlebih, daya saing Indonesia dalam World Economic Forum (WEF) turun ke posisi 50 dari posisi 45 pada tahun lalu. Sehingga sumber daya manusia menjadi persoalan besar bagi bangsa”, ujar Dirjen PPMD.

Visi kedua, Presiden Joko Widodo tetap fokus pada infrastruktur, namun infrastruktur di skala desa. Ketiga, penyederhanaan regulasi yaitu dengan merevisi berbagai regulasi yang saling tumpang tindih dan tidak produktif. Perbaikan dan penyederhaan regulasi terutama untuk mendorong pembukaan lapangan kerja dan penciptaan iklim investasi yang kondusif. Sehingga banyak aturan termasuk Undang-undang yang dirubah melalui skema Omnibus Law.

Dan keempat, reformasi birokrasi, dengan penyederhanaan birokrasi dengan membatasi eselonisasi pada dua level. Poin utamanya pada penghormatan terhadap kemampuan atau skill, sehingga reformasi birokrasi menjadi struktur yang ramping dan fungsional.

Kelima, transformasi ekonomi, dimana ketergantungan pada sumber daya alam diubah menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern. Seperti halnya kampung terpadu yang merupakan program Direktorat PPMD diempat provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Dimana Direktorat PPMD memfasilitasi masyarakat dimulai dengan menyusun usaha, melatih skill masyarakat hingga pada pemasarannya.

“Lima agenda strategis Bapak Presiden ini antara lain dilakukan melalui pengelolaan seluruh program yang terintegrasi dan langsung berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, termasuk didalamnya adalah pengelolaan dan pemanfaatan dana desa. Kita bicara transformasi ekonomi desa, sumber pendanaan yang besar saat ini adalah dana desa. Dan transformasi ekonomi ini harus diikuti dengan pengawasan agar mencapai manfaat atau outcome yang diharapkan,” ujar Taufik Madjid.

Olehnya itu, kelima isu ini sebagai prime mover mengelola pemerintahan dan pembangunan. Tidak hanya percepatan, tetapi pemanfaatan maksimal Dana Desa. Bicara Dana Desa tidak hanya bicara angkanya, ujar Taufik, tetapi hasil dari lembaga administrasi negara yang saling berkonektivitas antara kepala desa, perangkat desa, supradesa, di level kecamatan, di level kabupaten, dan Satgas untuk menyejahterakan masyarakat pedesaan.

Secara khusus, Dirjen PPMD dalam kesempatan ini juga memberikan pujian kepada Satgas Dana Desa. Karena sangat produktif membantu Direktorat Jenderal PPMD dan membantu Kemendes PDTT. Terlebih, Dana Desa yang begitu besar yakni Rp.257 Triliun, dan kedepannya bertambah menjadi Rp.400 Triliun. Jika program ini tidak dimitigasi dan dikelola dengan baik maka program Dana Desa akan mengalami kesulitan dalam implementasinya guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya menitikberatkan pada Good Governance, sehingga tata kelolanya baik. Kemudian harus ada transparansi, akuntabilitas, efesiensi dan koordinasi terhadap seluruh pihak terkait. Mudah-mudahan kita fokus, untuk menata tugas dan tanggungjawab kita, utamanya kita dapat memaksimalkan pemanfaatan dan pengelolaan Dana Desa untuk menyejahterakan masyarakat di desa,” tandas Taufik Madjid. (suci)

Sisa Menghitung Hari Kegiatan Summer Camp dan Fun Bike 23 KM Explore Wisata Alam Permandian Lanca

TribunCelebes-Bone- Kegiatan Summer Camp dan Fun Bike 23 K Explore Wisata Alam Permandian Lanca Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone Sulsel mendatang yang digagas LSM Pusdam Kabupaten Bone 12-13 Oktober 2019, sisa menghitung hari lagi

Ketua Panitia, Irfan Syam kepada Redaksi tribuncelebes.com mengatakan persiapan panitia sudah rampung tujuh puluh persen, termasuk menfinalisasikan beberapa pihak sponsor yang akan mengambil bagian dari kegiatan tersebut

Ketua LSM Pusdam Dedi Hamzah mengajak kepada semua elemen untuk meramaikan kegiatan tersebut sebagai ajang promosi wisata lokal desa.
” Selain Fun Bike dan Summer Camp, kami juga akan menghadirkan pementasan seni dan budaya,live music, baksos, lomba fotografi dan senam Tobello”
Jelasnya

Dedi mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi stimulan bagi pengembangan wisata lokal desa yang ada di Kabupaten Bone.
“Semoga pemerintah melihat kegiatan sebagai bagian pengabdian kami untuk bersinergi dengan pemerintah untuk membangun Bone dari sektor wisata” imbuhnya

Penulis: Eddie Muliadi Ikram