AIN Peduli Menyasar Warga Tidak Mampu di Watampone

BONE-TRIBUNCELEBES.COM– Sehubungan dengan merebaknya penyebaran wabah Covid-19, yang dimana berpengaruh hampir diseluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia, terutama aspek Ekonomi khususnya di Kab. Bone. Salah satu upaya dalam membantu masyarakat dalam menghadapi efek penyebaran Virus Covid-19, Andi Irwandi Natsir bersama Tim turun langsung membagikan Sembako kepada warga yang dianggap kurang mampu.

Tim AIN Peduli, Menyasar dan membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu Kelurahan Masumpu dan Kelurahan Biru

“Kami sengaja membentuk  Tim AIN Peduli Lawan Covid-19, di masa Pandemi virus ini dan apalagi bulan suci ramadhan, kami bekerja bersama mulai mendata, mengidentifikasi, mengunjungi dan membantu rumah warga miskin yang memang membutuhkan bantuan”, jelas Andi Irwandi saat ditemui di Wisma Biru Watampone.

Mengunjungi dan membagikan Sembako kepada warga Panyula

Tim AIN Peduli membagikan beberapa paket sembako disebar ke beberapa titik yang ada di Kab. Bone, diantaranya wilayah Kelurahan Masumpu dan Kelurahan Biru. Warga sangat bersyukur mendapatkan bantuan seperti ini, karena beberapa dari warga tersebut sudah terbatas dalam mendapatkan mata pencaharian di tengah pendemi Virus Covid-19 ini.

Tim AIN Peduli, Menyasar dan membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu Kelurahan Masumpu dan Kelurahan Biru

Solong warga kelurahan Masumpu yang kesehariannya sebagai tukang jahit sepatu, sangat berterima kasih dengan bantuan sembako dari Andi Irwandi Natsir bersama tim One Supporting ini ” kami sekeluarga berterima kasih dengan bantuan Andi Irwandi, bantuan ini sangat membantu kebutuhan makan sehari hari kami apalagi di bulan suci ramadhan ini” kata pa Solong kepada tim One Supporting.

Menurut Andi Irwandi Natsir, ini dilakukan sebagi bentuk kepedulian sosial bagi warga yang membuthkan untuk membantu yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya, karena disamping kebutuhan pokok sulit untuk didapatkan di kondisi seperti sekarang ini, kita juga memasuki Bulan Ramadhan yang dimana kebutuhan pokok masyarakat juga ikut meningkat.

Petta Sayang warga Panyula yang di kunjungi Tim AIN Peduli, yang kondisi lumpuh sudah sekitar satu tahun, yang tinggal seorang diri, yang lokasinya samping SMK 2 Bone, tim AIN peduli menyampaikan bantuan berupa bahan pokok dan kebutuhan sehari hari. Yang kebutuhan makan dan minum keseharian dibantu oleh ponakannya yang kebetulan tinggal tidak jauh dari rumah Petta Sayang.

Sahar warga yang melaporkan kepada tim AIN Peduli mengatakan bahwa, bantuan ini sangatlah berarti bagi bagi warga yang memang sangat membutuhkan. “bantuan dari Andi Iwan ini sangat bermanfaat, apalagi Petta Sayang ini memang kondisi yang sangat memprihatinkan ia lumpuh dan tinggal seorang diri”.tutur Sahar

Selain Petta sayang, Solong warga kelurahan Masumpu yang kesehariannya sebagai tukang jahit sepatu, sangat berterima kasih dengan bantuan sembako dari Andi Irwandi Natsir bersama tim One Supporting ini ” kami sekeluarga berterima kasih dengan bantuan Andi Irwandi, bantuan ini sangat membantu kebutuhan makan sehari hari kami apalagi di bulan suci ramadhan ini” kata pa Solong kepada tim One Supporting.

Penulis; Eddy

Andi Irwandi Natsir Membagikan 219 Komputer di 25 SMA/ SMK Kab Bone

BONE-TRIBUNCELEBES.COM- Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Prov-Sulawesi selatan khususnya di Kabupaten Bone, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi selatan, Andi Irwandi Natsir yang  Anggota Badan Anggaran (Banggar) dan Komisi E yang membidangi Pendidikan, membagikan 219 Unit Komputer Kepada 25 SMA / SMK yang ada di Kabupaten Bone.

“di masa pendemi ini bukan berarti semua stagnan, kita masih punya visi dan harapan hidup dan berjaya dimasa depan, kita tetap bergerak, meski tetap menjaga kewaspadaan sosial di masa wabah virus, kita tetap bergerak berjuang membangun kualitas dunia pendidikan Sulsel utamanya kabupaten Bone ini”.kata Andi Irwandi dalam Sambutannya

Dari Andi Irwandi Natsir sekolah SMAN 7 Bajoe-Bone Mendapatkan bantuan10 Unit komputer

Aisya Amin, S.Pd., M.Pd Kepala Sekolah SMAN 7 Bajoe Kabupaten Bone. Mengatakan bahwa semoga bantuan dari Komisi E DPRD Prov Sulsel. Dapat bermanfaat baik untuk kualitas pendidika dalam membangun kualitas pendidikan masa depan. ” Alhamdulillah, dengan bantuan komputer ini kami bersyukur, apalagi momentum ramadhan pula di masa pandemil Covid_19. Semoga bantuan seperti ini berkesinambungan dan bermanfaat utamanya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan dalam upaya pembangunan kualitas pemimpin masa depan”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua dewan pendidikan kab. Bone, h. A. Amin Mangussara beserta para kepala sekolah dari 25 sekolah. Dalam sambutannya, ANDI Irwandi mengatakan bahwa pendidikan harus tetap diperhatikan meskipun kita berada di situasi darurat pandemi, untuk itu diharapkan kerja sama yang baik dari para kepala sekolah untuk tetap bekerja keras membangun kualitas pendidikan yang ada di kab. Bone ini.

Sejumlah 25 Sekolah SMA / SMK yang mendapatkan komputer Sebagai berikut, SMA 10, SMA 13, SMA 14, SMA 20, SMA 24, SMA 30, SMA 4, SMA 5, SMA 7, SMA 1, SMA 12, SMA 9, SMA 18, SMA 27, SMA 22, SMA 2, SMA 25, SMA 16, SMA 17, SMK 1, SMK 8, SMK 6, SMK 5, SMK 3, SMK 9. dan diterima langsung oleh para Kepala Sekolah yang bertempat di Gedung Dewan pendidikan Kab. Bone.

Penulis: Om Agu

Siaga Covid-19. Andi Irwandi, Jangan Panik Sayangi Dirita Sayangi Keluargata

BONE TRIBUNCELEBES.COM—Andi Irwandi Natsir Anggota DPRD Provinsi Sulsel bersama Bupati Bone Andi Fahsar M.Padjalangi di meninjau kegiatan posko layanan Satgas terpadu percepatan penanganan wabah virus Covid19, disambut Drey Vibrianto Komandan Satgas covid19 di Watampone Kamis, 26/03/2020.

Kunjungan kerja kali ini khusus memantau kondisi dan kesiapan Pemerintah Kabupaten dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dalam kunjungan tersebut, Andi Irwandi Natsir mengapresiasi persiapan Dinas Kesehatan dan Satgas terpadu Covid19 dalam menghadapi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bone.

“Kalau mendengar penyampaian dari Bupati dan Kadis Kesehatan, Bone lebih siap menghadapi pandemi Covid-19 ini. Tentunya kita berharap semoga Kab.Bone aman dari wabah ini. Sekadar informasi agar kita semua lebih waspada, Makassar sudah mulai semakin mengkhawatirkan. Diperkirakan dua minggu ke depan akan semakin banyak yang positif. Dalam sehari saja peningkatannya lebih 100 persen setelah Pemprov memiliki alat tes”, ungkapnya.

DPRD Sulsel sendiri Sigap dalam rangka menghadapi pandemik global ini, semua Fraksi turun ke dapil masing-masing untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 tersebut. Hal ini tentu tak lepas dari kondisi Sul-sel yang cukup mengkhawatirkan.

Makassar sebagai ibukota Provinsi telah meningkatkan status dari siaga menjadi tanggap darurat. Tentu saja sebagai jantung Sulsel, penyebarannya dikhawatirkan merembes ke 23 Kabupaten lainnya.

Di Kab.Bone, berdasarkan data dari satgas Covid-19 per 25 Maret, belum ada yang terkonfirmasi positif. Data terhimpun yakni 274 ODR, ODP 23, PDP 0.

Hafriadi Hafid salah satu warga yang melakukan perjalanan keluar masuk Bone menyampaikan hal yang sama, menurutnya Bone cukup antisipatif. Saat dirinya melintasi perbatasan Soppeng-Bone, dirinya sempat dihentikan oleh petugas Covid-19 untuk diperiksa.

“Awalnya saya kaget, tapi setelah petugas meminta chek up kesehatan kami akhirnya paham kalau ini antisipasi corona. Saya Salut, Pak Bupati sangat ketat untuk antisipasi sebaran virus ini”, ungkapnya.

Himbauan Kapolrees Bone Antisipasi Sebaran Virus Covid19

Dalam kesempatan ini, Andi Irwandi mengajak  seluruh elemen masyarakat Bone untuk berpartisipasi mencegah penyebaran Covid-19 ini. Tidak usah panik tapi harus waspada. Patuh pada arahan pemerintah dan disiplin menerapkan Social Distance.

“Tentu kita berharap Bone terus normal seperti ini, tak ada satupun yang positif terjangkit. Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat di Bone tercinta ini untuk bekerjasama berpartisipasi mencegah penyebaran virus tersebut. Sayangi dirita dan keluargata. Sesering mungkin cuci tangan, cukupkan asupan makanan bergizi agar memiliki imunitas tubuh yang kuat, dan berdoa semoga Allah SWT secepatnya mengangkat wabah ini dari tengah-tengah kita. Insya Allah badai pasti berlalu”, demikian harapan Andi Irwandi(*)

Penulis; Diva Putri

Reaksi Anggota DPRD Terkait Hak Angket Yang Diusul Beberapa Anggota Dewan

Tribuncelebes.com- Makassar–Pelantikan 193 Pejabat Eselon Pemprov Sulsel yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman belum lama ini dianggap tidak sesuai dengan mekanisme procedural sistem pemerintahan, viral di public setelah turunnya tim evaluasi dari Komisi ASN, dan Kemendagri, terhadap langkah kebijakan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulsel tersebut.
Kaitan dari pelantikan 193 Pejabat eselon Pemprov ini, kini berujung issu adanya rencana penggunaan Hak Angket DPRD Prov Sul Sel. (Selasa 14/05)
Issu Hak angketpun menghangat, penggunaan Hak angket (penyelidikan) DPR Prov Sulsel yang diusul oleh Fraksi Golkar kini makin mengundang perhatian banyak kalangan.
Andi Irwandi Natsir, Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Prov Sulsel, menanggapi dengan santai bahwa hak angket itu adalah hal biasa bahagian dari fungsi pengawasan.
“Tidak ada masalah, itu bahagian dari hak konstitusional dewan dalam menjalankan fungsi pengawasannya untuk mempertanyakan hal yang dianggap menjadi sorotan public, sepanjang bertujuan untuk memberikan koreksi dalam rangka menyempurnakan mekanisme roda pemerintahan ke depan dan saya kira itu hal sangat positif”,lanjut Andi Irwandi
“ Dan pastinya kami dari Fraksi PAN akan mencermati secara baik muara dari proses hak angket ini, dan intinya kami sebagai partai pengusung akan senantiasa fokus memberikan supporting kepada Gubernur Sulsel ‘PROF ANDALAN’ dalam rangka merealisasikan program kerja yg telah dijanjikan kepada masyarakat Sulawesi selatan dan soal posisi ataupun jabatan bagi ASN, itukan hanyalah instrument untuk memaksimalkan target ataupun capaian program yg telah di tetapkan”.
Nurmal Idrus, direktur Nurani Strategik mengatakan bahwa langkah hak angket ini bisa meredam polemik yang bisa merugikan stabilitas pemerintahan.
“Menurut saya ini hal yang biasa. DPRD tengah menggunakan hak legalnya dibidang pengawasan dan untuk itu tak ada yang perlu dirisaukan dengan pilihan langkah parlemen untuk menggunakan hak angket. Justru, langkah ini bisa meredam polemik yang bisa merugikan stabilitas pemerintahan. DPRD bisa menjadi penyambung lidah publik yang ingin tahu adanya kekisruhan pengelolaan pemerintahan itu demikian pula Pemprov Sulsel bisa menggunakan hal ini sebagai peluang untuk menjelaskan kepada publik tentang kondisi yang sebenarnya”. Urai Nurmal Idrus.
Setelah mendapat evaluasi dari Komisi ASN, dan Kemendagri, Gubernur Sul Sel Nurdin Abdullah dalam pernyataannya beberapa hari lalu bahwa Ia akan segera menyelesaikan persoalan yang dianggap tidak sesuai dengan mekanisme pelantikan pejabat.”Kita akan luruskan semua, Semua yang dianggap kurang kita lengkapi, kita sempurnakan, terus kita lantik cepat”.
Yang disisi lain masyarakat melihat bahwa hal ini dianggap sebagai gejala dualisme kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman makin nyata dipertontonkan kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
Hak angket DPR adalah hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang dan/atau kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Selain Hak Angket kita mengenal Hak interpelasi yaitu hak DPR untuk meminta keterangan kepada Pemerintah mengenai kebijakan Pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Penulis. Om Agu

Mengenal Andi Irwandi Natsir, dari Demonstran ke Parlemen

Penulis. Agus Mumar

Andi irwandi Natsir Seorang demonstran masa lalu, penggerak aksi mahasiswa Jaman Orde Baru, pula pelaku aksi ‘Amarah’ (April Makassar Berdarah) Tahun 1996  dan Pelaku aksi Gerakan ‘Reformasi’ Tahun 1998, bersama sejumlah civitas akademik mahasiswa Makassar, bersama civitas kader HMI Komisariat Univ 45 Makassar, reaktif menolak dan memperjuangkan berbagai kebijakan public yang tidak berpihak pada massarakyat, diantaranya kebijakan pemerintah tentang kenaikan tarif angkutan umum tahun 1996, kenaikan harga BBM (Bahan bakar Minyak) tahun 1997, Aksi Penolakan KKN (Korupsi, kolusi dan nepotisme) tahun 1998, gerakan penolakan ideology komunis tahun 1999.

Aktifis One Supporting, giat sosialisasi mendukung perjuangan andi Irwandi kembali ke Parlemen

Dan banyak lagi gerakan solidaritas mahasiswa yang telah menorehkan catatan masa lalu dirinya, menjadi ketua HMI Komisariat Fisipol Univ. 45 dan Ketua Umum DPP KEPMI Kabupaten Bone.

Andi Irwandi hari ini, sudah tahun ke lima berkedudukan di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Sebelumnya meniti karier dari kepala Desa tahun 2004 – 2009 Desa Mattirowalie Kecamatan Bontocani, sebuah wilayah di ujung selatan Kabupaten Bone, hingga dirinya mendapat mandat untuk mewakili aspirasi rakyat di DPRD Kabupaten Bone tahun 2009 – 2014, selama satu periode dan terkahir menjabat Plt Ketua DPRD Kabupaten Bone tahun 2014, di awal masa jabatan Andi Fahsar M,Padjalangi Bupati Bupati hari ini.

Hari ini, Andi Irwandi Natsir kembali bertarung untuk Kembali melanjutkan perannya di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk priode 2019 – 2024, pada tanggal 17 April mendatang.(*)

Sahabat Rakyat, Sahabat Andi Irwandi Natsir,

Profile data pribadi Andi Irwandi Natsir

Riwayat Pendidikan:

Sekolah Dasar (SD) – Tahun 1981-1988 SD.277 Biru Kecamatan Kahu – Bone

Sekolah Menengah Pertama (SMP) – Tahun 1988-1991 SMP Negeri 13 Ujung Pandang- Makassar

Sekolah Menengah Atas /Kejuruan – Tahun 1991-1994 SPP Negeri Kabupaten Bone

Perguruan Tinggi.- Tahun 1997-2003 Universitas 45 Makassar – Fakultas Fisipol

Pasca Sarjana – Tahun 2015-2017 Universitas 45 Makassar

Riwayat Keorganisasian:

2004 :Deklarator APDESI Kabupaten Bone

2004 – 2009:Ketua APDESI Kabupaten Bone

1997 -1998 :Ketua Senat Fakultas Fisipol Universitas 45 Makassar

1998 -1999 :Ketua Komisariat HMI Komisariat Fisipol Univ. 45 Makassar

2000 -2003 :Ketua Umum DPP KEPMI Bone

2003 :Brigade 01. (Barisan Institusi Garda Masa Depan)

2015- Sekarang :Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan

2015- Sekarang :Wakil Ketua MPW.Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan

2015- Sekarang :Ketua BAPPILU Partai Amanat Nasional (PAN) DPW- Sulawesi Selatan

2015- Sekarang :Ketua BM.PAN (Barisan Muda Partai Amanat Nasional) DPW- Sulawesi Selatan

2017- Sekarang :Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fisipol Univ.45 Makassar

2017- Sekarang :Ketua Dewan Penasehat DPD APDESI Sulawesi Selatan

Riwayat Karier Politik:

2004 – 2009 :Kepala Desa Mattirowalie Kec. Bontocani Kabupaten Bone

2009 – 2014 :Wakil Ketua I. DPRD Kabupaten Bone

2014 :Plt. Ketua DPRD Kabupaten Bone

2014 – 2019 :Anggota DPRD Prov Sulawesi Selatan (Wakil Ketua Komisi D)

2017 – 2019 :Anggota Badan Anggaran (BANGGAR) DPRD Prov Sulawesi Selatan

Andi Irwandi Natsir: Anggaran Infrastruktur Provinsi Mestinya Diprioritaskan Untuk Bone

tribuncelebes.com- BONE- Andi Irwandi Natsir Wakil Ketua Komisi D DPRD Prov. Sul Sel yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) Provinsi , hadir dalam Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bone 2019, dalam kesempatan itu Andi Irwandi Memaparkan materi tentang pentingnya singkronisasi dan optimasasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi dengan RKPD Kabupaten . Rabu (27/03/2019)

Andi Irwandi Wakil Ketua Komisi D. DPRD Prov. Sul Sel Anggota Badan Anggaran (Banggar) Provinsi , dalam Musyawarah (RKPD) Kab Bone 2019

“Pembangunan infrastruktur wilayah hilir dan membangun infrastruktur yang mencapai wilayah terpencil adalah program Gubernur Sul Sel dan menjadi program prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan , seperti  pembangunan ruas jalan Watampone -Wajo, poros wilayah Bone Selatan ruas jalan Matango Kecamatan Bengo ke Kabupaten Sinjai, ruas jalan Lappariaja ke Kabupaten Soppeng , pembangunan ruas jalan Desa Bulu Sirua ke Desa Bontojai, ini yang kita harapkan supaya implementasi program Gubernur ini semua di gunakan untuk wilayah Bone , yang memang sangat mebutuhkan, setiap tahun kita terkendala soal keterbatasan anggaran jalan dan ini akan saya perjuangkan apalagi saya memang bagian dari Badan Penganggaran Provinsi”. Urai Andi Irwandi

Andi Irwandi dalam Musyawarah (RKPD) Kab Bone 2019

Musrenbang RKPD Kabupaten Bone ini di laksanakan oleh Badan Perencana Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone dan di hadiri oleh DPRD, OPD, Camat dan perwakilan kecamatan dilaksanakan di Ballroom Hotel Novena Watampone. Musrenbang RKPD merupakan Musyawarah Penyusunan dokumen perencanaan daerah untuk periode 1 tahun. RKPD disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara: perencanaan,  penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan. Yang kemudian menjadi sebuah program Kabupaten setelah ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.

Andi irwandi juga menyampaikan tentang anggaran pemeliharaan jalan tahun 2019, untuk wilayah Bone ini yang akan mulai di realisasikan sekitar bulan Empat atau bulan Lima nanti.

“Dan Alhamdulillah tahun ini sudah sekitar 72,881 milyar anggaran yang kami turunkan untuk Pemeliharaan jalan wilayah Bone bagian barat dan wilayah Bone bagian selatan, saat ini sedang persiapan proses pelelangan , mungkin akan berjalan bulan empat atau bulan lima”

Bersama Pegiat Pendamping Keluarga Harapan Kabupaten Bone

Andi Irwandi juga memaparkan bahwa, Visi Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan adalah Pemerintahan yang berorientasi melayani, Inovatif, dan Berkarakter Seta peningkatan infrastruktur yang berkualitas dan aksesibel, dalam hal ini pembangunan Infrastruktur wilayah wilayah hilir dan Infrastruktur Yang Mencapai wilayah terpencil menjadi prioritas pembangunan infrastrutur Pemerintah Provinsi  Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut Herawati Kepala Desa Bune Kecamatan Libureng  mengusulkan pembangunan Jembata desa Bune sebagai akses vital masyarakat desa Bune dan desa tetangga. Yang juga bagian dari sarana penunjang sirkulasi ekonomi masyarakat Kecamatan Libureng. (**)

Penulis. Om Agu

Andi Irwandi Natsir, Sosok Representasi Karakter Kepemudaan

“..Pemuda Hari Ini Adalah, Wajah Bangsa 2 Dekade Kedepan..”

Penulis. Agus Mumar

Andi Irwandi Natsir yang hari ini Wakil ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dengan semangat mudanya dan dukungan persaudaraan One Supporting sebuah lembaga yang diharapkan hadir mewadahi Elemen kepemudaan kreatifitas, semangat  Inovasi dan Intelektuality sebagai satu Fariabel pendukung kejayaan dan keberdayaan dalam masyarakat.

Bersama Tokoh masyarakat Bone selatan

Andi Irwandi Natsir terbukti masih memiliki ruang di hati paramuda, ini dapat diukur dari beberapa titik kunjungan dalam sosialisasi, ia  menjadi objek selfi kaum muda, meski itu, tokoh masyarakatpun tetap mengandalkan kiprahnya dalam mengintrepretasikan kepentingan masyarakat Bone utamanya wilayah bone selatan dan barat yang baru baru ini ia kunjungi.

Sahabat Andi Irwandi Natsir,

Keluhan kesah dan harapan warga tak henti menghampirinya, baik soal kebutuhan sarana pertanian , kebutuhan sarana perkebunan dan hal lain yang merupakan hal penunjang kesejahteraan warga.

Di suatu momen bersama dengan masyaratkat di Kecamatan Kahu

Andi irwandi yang di usia 25 tahun  telah memikul beban tanggung jawab selaku Kepala desa Mattirowalie kecamatam Bontocani, usia yang masih sangat muda untuk memimpin sebuah Desa dengan warna warni dinamika sosialnya.

Kunjungan Kerja Sosialisasi Peraturan Daerah 2019 Kecamatan Kahu.

Memahami desa dan masyarakat buat andi Irwandi tak diragukan lagi apalagi dia 5 tahun menjadi wakil ketua DPRD kab Bone 2011 hingga 2014, dalam hal mengenal potensi dan permasalahan masyarakat Bone bagi Andi Irwandi hal itu sudah 15 tahun ia selami di tambah lagi saat ini sudah 4 tahun lebih sebagai wakil ketua komisi D Provinsi Sulawesi Selatan.

Bersama One Supporting, wadah Pemuda dalam ekspresi integritas dan Intelektualitas

Kapasitas dan Integritas Andi Irwandi di kalangan muda pelajar dan mahasiswa di kenal sebagai sosok yang representase jiwa kepemudaan ia dua priode memimpin KEPMI (Kesatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia) Kabupaten Bone. Yang saat itu sangat dinamis konflik social antar organisasi daerah pemuda dan mahasiswa.

Momen Pelantikan KEPMI Bone. Makassar

Dari pengalaman kelembagaan HMI Cabang Makassar, Ketua Kepmi Bone, kemudian Kepala desa, dan deklator APDESI kabupaten Bone hingga kini Anggota DPRD.

One Supporting Wadah Persaudaraan yang akan mengawal Visi Politik dan Keberdayaan Pemuda kabupaten Bone

Mungkin karena ia di besarkan dalam keluarga sederhana ‘To Mappadeceng’ Ayahnya tokoh masyarakat memangku kepala desa selama sekitar 30 tahun, hingga ia banyak dikenal di kalangan tokoh masyarakat utamanya rumpun keluarga besar masyarakat Bone Selatan dan barat meliputi Kajuara, Kahu, Patimpeng, Mare, Salomekko, Libureng, Tonra, Lappariaja dan Ulaweng.

Momen pelantikan pengurus KEPMI Bone- Makassar

Andi Irwandi Natsir, survive di semua kalangan, Mungkin ini talenta beliau yang memang lahir dari desa, tumbuh dan berkiprah di desa, namun jangan dikira masyarakat kota kurang simpati, ia bersama alumni SPP (Sekolah Pendidikan Pertanian) Panyula kabupaten Bone, pula alumni dan kepengurusan KEPMI Bone masih menghargai jasa dan perannya menumbuhkan organisasi kemahasiswaan itu menjadi sebuah lembaga yang representase mewujudkan kreatifitas kelembagaan kemahasiswaan.

Hari ini, tokoh pemuda yang masih representase karakter kepemudaan itu bertarung kembali keparlemen Provinsi Sulawesi Selatan Untuk Priode 2019-2024.(*)

MERDEKA ATAU MEDDE’KA (Bagian.2)

Oleh: Andi Irwandi Natsir

Beberapa hari ini, media disibukkan dengan deklarasi capres, bahkan riuh rendah media sosial bersiul akibat dramatisnya penentuan cawapres dua kandidat. Jokowi menggandeng KH. Ma’ruf Amin di detik akhir, menelikung Prof. Mahfud yang telah terwacana berhari-hari, bahkan Istana telah memberi perintah mengukur baju. Sementara Prabowo meminang Sandiaga Uno di last minit juga, dimana sebelumnya kuat diwacanakan, berpasangan dengan putra Mahkota Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Tentu saja, nasib rakyat kembali di pertaruhkan apakah fenomena pengantar pilpres itu, akan menjawab harapan bangsa, apakah  subtansi kemerdekaan akan terwujud??

Entahlah, tulisan ini tak fokus disitu.

Bukan soal menu pilihan Capres yang kami khawatirkan, melainkan adalah kejenuhan rakyat terhadap penyelenggaraan pilkada, pemilu yang tak membuahkan hasil. Fakta, bahwa selama ini hasil pilkada dan pemilu itu lebih banyak dinikmati dirasakan oleh tim sukses masing-masing, dinikmati oleh beberapa orang atau kelompok saja, sementara yang mereka harapkan adalah kebijakan yang mampu melakukan perubahan secara subtansial terhadap sendi kehidupan mereka. Mereka ingin merdeka seutuhnya, ingin merasakan kesejatian dari sebuah kemerdekaan.

Kembali kita menengok kekampung kecil itu, hingga saat ini, pilihan mereka ada dua, Merdeka sejahtera di kampung sendiri atau “Medde’ka” ke negeri seberang (pergi ke negeri seberang/merantau. Nyatanya sampai saat ini, karena kerasnya hidup di kampung dan keahlian yang terbatas, banyak diantara mereka memilih mengadu nasib ke negeri Jiran, menjadi TKI ke negeri Arab. Menjadi TKI illegal malah ada, bukan karena penghidupan disana lebih layak, melainkan karena nilai tukar rupiah lebih rendah di banding ringgit. Dengan gaji sedikit maklum illegal, bertahan bertahun, mereka kembali dari perantauan menukar tabungan dengan rupiah, satu rumah jadi berhasil mereka bangun, itu lebih baik, daripada bertahun berputar di kampung sendiri, jangankan rumah pondasi pun tak jua jadi, Ironis. .(lanjut ke ‘Merdeka atau Medde’ka bagian.3)

MERDEKA ATAU MEDDE’KA (Bagian.3)