Zulkifli Hasan Kembali Memimpin PAN 2020-2025

Kendari, Tribuncelebes.com — Zulkifli Hasan alias Zulhas Kandidat Ketua Umum PAN incumbent terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2020-2025. Zulhas mengungguli kandidat lain, yaitu Mulfachri dan Dradjad Zullhas memperoleh 331 dari 562 suara sah dalam agenda pemilihan ketua umum di Kongres V PAN yang digelar di Kendari Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2).

Zulhas terpilih menjadi Ketum PAN periode 2020-2025 setelah unggul dari kandidat lainnya, Mulfachri Harahap yang memperoleh 225 suara dan Drajad Wibowo yang memperoleh 6 suara dalam proses pemilihan lewat mekanisme voting. Prosesi penghitungan suara ini digelar di ballroom Hotel Claro.

Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. adalah politikus dan mantan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia sejak 8 Oktober 2014 untuk periode 2014–2019. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Kehutanan Republik Indonesia menggantikan Malem Sambat Kaban, yaitu sejak 22 Oktober 2009 hingga 1 Oktober 2014. Zulkifli Hasan Lahir: 17 Mei 1962 (usia 57 tahun), Lampung.Jabatan dalam kabinet yang pernah dipegang: Menteri Kehutanan, Kementerian yang pernah dikelola: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Dalam pernyataan pengunduran dirinya, Asman sempat menyinggung kedekatan dengan Zulhas. Namun, ia menyerahkan kepada para peserta Kongres V PAN yang memiliki hak suara untuk memilih Zulhas atau tidak.

“Tetapi teman-teman tahu bagaimana kedekatan saya dengan Bang Zul. Tetapi saya tetap menyerahkan kepada para peserta,” ujar Asman dalam sidang jelang proses pemilihan ketum PAN periode 2020-2025.

Totok Daryanto Pimpinan Rapat Pemilihan ketua Umum mengumumkan hasil pemilihan yang di sambut sorak oleh peserta kongres “Saudaraku, Dradjad Wibowo, mendapatkan 6 suara. Saudaraku, Mulfachri Harahap, mendapatkan 225 suara. Dan saudaraku, Zulkifli Hasan, mendapatkan 331 suara. Suara yang rusak ada 3 suara dan jumlah kertas suara seluruhnya 565. Dengan hasil sebagaimana saya umumkan itu, maka dengan mengucap bismillah, Saudaraku Zulkifli Hasan ditetapkan menjadi Ketum PAN periode 2020-2025”.

Meski Kongres PAN kali ini sempat diwarnai kericuhan antar pendukung calon ketua umum. Namun kemudian setelah beberapa menit dapat di amankan oleh pengamanan yang telah bersiaga sejak awal kongres ini di laksanakan.(*)

Video, Kongres PAN Ricuh Peserta Lempar Kursi

Tribuncelebes.com- KENDARI–Sulawesi Tenggara, peserta kongres Partai Amanat nasional 2020 ini ricuh. Para peserta bahkan saling melempar kursi. sangat menarik perhatian nitizen

Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/2/2020), lokasi kongres ini diadakan, kondisi rebut kemudian kericuhan terjadi saat rapat pleno pertama yang beragendakan pembahasan tata tertib. Tidak diketahui awal mula kericuhan berlangsung.

Sejumlah peserta tampak melempar-lempar kursi. Kursi pun tampak ‘betebangan’ di dalam kongres Adu mulut terdengar di dalam ruangan. Teriakan ‘Zulkifli Hasan’ dan ‘Mulfachri Menang’ bergema di antara kericuhan itu, dikutip dari Detiknews

Rapat pleno pertama yang juga dihadiri mantan Ketum PAN Hatta Rajasa itu digelar tertutup. Kericuhan terlihat saat pintu ruang rapat terbuka dan peserta kongres tampak keluar dari ruangan. Polisi pun tampak sibuk menenangkan peserta kongres.

Zulkifli Hasan Ketua Umum sekaligus caketum PAN mencoba menenangkan para peserta. Dia meminta para peserta tak saling melempar kursi.

“Saudaraku… saudaraku… duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup… cukup…,” kata Zulkifli hasan.

Kericuhan itu berlangsung selama beberapa menit. Kericuhan mulai mereda saat polisi dan Satgas PAN turun tangan membantu menenangkan para peserta.(*)

Mengenal Andi Irwandi Natsir, dari Demonstran ke Parlemen

Penulis. Agus Mumar

Andi irwandi Natsir Seorang demonstran masa lalu, penggerak aksi mahasiswa Jaman Orde Baru, pula pelaku aksi ‘Amarah’ (April Makassar Berdarah) Tahun 1996  dan Pelaku aksi Gerakan ‘Reformasi’ Tahun 1998, bersama sejumlah civitas akademik mahasiswa Makassar, bersama civitas kader HMI Komisariat Univ 45 Makassar, reaktif menolak dan memperjuangkan berbagai kebijakan public yang tidak berpihak pada massarakyat, diantaranya kebijakan pemerintah tentang kenaikan tarif angkutan umum tahun 1996, kenaikan harga BBM (Bahan bakar Minyak) tahun 1997, Aksi Penolakan KKN (Korupsi, kolusi dan nepotisme) tahun 1998, gerakan penolakan ideology komunis tahun 1999.

Aktifis One Supporting, giat sosialisasi mendukung perjuangan andi Irwandi kembali ke Parlemen

Dan banyak lagi gerakan solidaritas mahasiswa yang telah menorehkan catatan masa lalu dirinya, menjadi ketua HMI Komisariat Fisipol Univ. 45 dan Ketua Umum DPP KEPMI Kabupaten Bone.

Andi Irwandi hari ini, sudah tahun ke lima berkedudukan di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Sebelumnya meniti karier dari kepala Desa tahun 2004 – 2009 Desa Mattirowalie Kecamatan Bontocani, sebuah wilayah di ujung selatan Kabupaten Bone, hingga dirinya mendapat mandat untuk mewakili aspirasi rakyat di DPRD Kabupaten Bone tahun 2009 – 2014, selama satu periode dan terkahir menjabat Plt Ketua DPRD Kabupaten Bone tahun 2014, di awal masa jabatan Andi Fahsar M,Padjalangi Bupati Bupati hari ini.

Hari ini, Andi Irwandi Natsir kembali bertarung untuk Kembali melanjutkan perannya di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk priode 2019 – 2024, pada tanggal 17 April mendatang.(*)

Sahabat Rakyat, Sahabat Andi Irwandi Natsir,

Profile data pribadi Andi Irwandi Natsir

Riwayat Pendidikan:

Sekolah Dasar (SD) – Tahun 1981-1988 SD.277 Biru Kecamatan Kahu – Bone

Sekolah Menengah Pertama (SMP) – Tahun 1988-1991 SMP Negeri 13 Ujung Pandang- Makassar

Sekolah Menengah Atas /Kejuruan – Tahun 1991-1994 SPP Negeri Kabupaten Bone

Perguruan Tinggi.- Tahun 1997-2003 Universitas 45 Makassar – Fakultas Fisipol

Pasca Sarjana – Tahun 2015-2017 Universitas 45 Makassar

Riwayat Keorganisasian:

2004 :Deklarator APDESI Kabupaten Bone

2004 – 2009:Ketua APDESI Kabupaten Bone

1997 -1998 :Ketua Senat Fakultas Fisipol Universitas 45 Makassar

1998 -1999 :Ketua Komisariat HMI Komisariat Fisipol Univ. 45 Makassar

2000 -2003 :Ketua Umum DPP KEPMI Bone

2003 :Brigade 01. (Barisan Institusi Garda Masa Depan)

2015- Sekarang :Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan

2015- Sekarang :Wakil Ketua MPW.Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan

2015- Sekarang :Ketua BAPPILU Partai Amanat Nasional (PAN) DPW- Sulawesi Selatan

2015- Sekarang :Ketua BM.PAN (Barisan Muda Partai Amanat Nasional) DPW- Sulawesi Selatan

2017- Sekarang :Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fisipol Univ.45 Makassar

2017- Sekarang :Ketua Dewan Penasehat DPD APDESI Sulawesi Selatan

Riwayat Karier Politik:

2004 – 2009 :Kepala Desa Mattirowalie Kec. Bontocani Kabupaten Bone

2009 – 2014 :Wakil Ketua I. DPRD Kabupaten Bone

2014 :Plt. Ketua DPRD Kabupaten Bone

2014 – 2019 :Anggota DPRD Prov Sulawesi Selatan (Wakil Ketua Komisi D)

2017 – 2019 :Anggota Badan Anggaran (BANGGAR) DPRD Prov Sulawesi Selatan

Ketegasan Sikap Kader PAN Di Tunjukkan Pada Deklarasi Damai

TRIBUNCELEBES-MAKASSAR-Kader Partai Amanat Nasional (PAN) kembali mempertegas sikapnya untuk tetap dibarisan  pasangan nomor urut 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Pilgub Sulsel.

Terbukti di sejumlah kegiatan, pengurus dan kader PAN selalu menunjukkan dukungannya dengan melakukan salam punggawa, atau salam yang dipopulerkan  IYL-Cakka.

Terbaru, dukungan pengurus dan kader PAN ditunjukkan saat menghadiri deklarasi damai yang digelar KPU di Anjungan Pantai Losari, Minggu (18/2). Beberapa pengurus DPW dan DPD, serta  kader PAN begitu antusias melakukan Salam Punggawa 4 Jari.

Kandidat Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) terlihat begitu akrab dengan sejumlah kader PAN. Selain menunjukkan keakraban dengan sejumlah kader, IYL juga tampak akrab dengan tiga pasangan lainnya, serta dua pasangan calon walikota dan wakil walikota, dan beberapa tamu undangan juga tak luput dari perhatian “Mister Komitmen” ini.

PAN sendiri pasca penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut, elite PAN memilih mensosialisasikan pasangan nomor urut 4, yakni IYL-Cakka.

Sebelumnya,  Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Achmad Pasima yang dikonfimasi perihal sosialisasi pasca penetapan nomor urut tidak sekalipun menyinggung kandidat lain. Bahkan dia mengaku sudah mensosialisasikan IYL-Cakka. “Nomor urut 4 Punggawa Macakka Appakabaji,” kata Achmad Pasima, belum lama ini.

Dikonfirmasi lebih jauh, Achmad membongkar alasan kader keukuh mendukung IYL-Cakka. Lagi-lagi soal komitmen Ichsan yang selama ini diperlihatkan kepada partai bentukan Amin Rais itu. Ditambah lagi, duet ini bukan pemimpin yang hanya mengandalkan pencitraan.

“Satu hal yang sangat sulit dihilangkan dari IYL adalah komitmen. Dua periode menjadi Bupati (Gowa), PAN selalu mendapat kursi pimpinan. Sungguh terbalik dengan usungan yang sama di Bantaeng,” tegasnya.(#Ardi)