Kembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi, Pemkab Soppeng Harapkan Segala Aspek

Tribuncelebes.com,SOPPENG—Stakeholder Meeting digelar Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng, dilaksanakan di Aula Kantor Gabungan Dinas Watansoppeng. kamis (8/8/19).

Dalam kegiatan ini dibuka langsung oleh pemerintah daerah Soppeng, Asisten III Andi Fitratuddin dan dihadiri oleh Ketua DPRD Soppeng Hj. Andi Patappaunga, Konsultan Perpustakaan Nasional ibu Gutriyana, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Soppeng Drs. Ridwan dan para kepada Desa serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Sambutan Bupati Soppeng yang di bacakan oleh Asisten III, Andi Fitratuddin menyampaikan penghargaan yang setinggi dan Terima kasih kepada Dinas Perpustakaan yang telah melaksanakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, dapat mengurangi kemiskinan informasi dan dapat meningkatkan pendidikan serta dapat mengembangkan ekonomi masyarakat,” kata Andi Fitratuddin.

Dikatakan pula, melalui kegiatan ini dapat mewujudkan masyarakat yang berliterasi dan meningkatkan peran literasi untuk masyarakat agar dapat mendorong pendidikan mengakses informasi melalui teknologi informasi.

“Saya harap kepada seluruh steke holden yang hadir dapat memfasilitasi pemerintah Desa dalam mengelola Perpustakaan Desa untuk membangun program lembaga pemerintah dan swasta. Sehingga dapat mewujudkan transformasi perpustakaan untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Soppeng, Drs. Ridwan menyampaikan pula terima kasih kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI), terkait dipilihnya kabupaten soppeng sebagai satu dari 65 kabupaten dan kota se-Indonesia, menerima manfaat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

“Program ini merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan. Berkomitmen meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ridwan. (**)

Jadwal Seleksi SKB Calon PNS Pemda Soppeng

Tribuncelebes.com, SOPPENG—Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng, mengumumkan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang calon pegawai negeri sipil pemerintah kabupaten soppeng. Jum’at malam (7/12/18).

Hal yang di langsir dari link BKPSDM Soppeng.

JADWAL PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI BIDANG (SKB) PENERIMAAN CPNS PEMERINTAH KABUPATEN SOPPENG TAHUN 2018


jadwal tes Seleksi SKB.

Berdasarkan Pengumuman Bupati Soppeng Nomor 1594/BKPSDM/XII/2018 tanggal 3 Desember 2018 tentang Peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan berhak Mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dengan nilai Jumlah Peserta SKB Kelompok 1 yang memenuhi Nilai Ambang Batas SKD PermenpanRB Nomor 37 Tahun 2018 (P1/L), dan Peserta SKB Kelompok 2 yang memenuhi Nilai Kumulatif SKD PermenpanRB Nomor 61 Tahun 2018 (P2/L).

El-anchu

Tiga Titik Lokasi Utama Festival Lagaligo

Tribuncelebes.com, SOPPENG—Jelang kegiatan Internasional Festival Lagaligo yang di pusatkan kota Watansoppeng, sejumlah titik ruas kota dibenahi dan di percantik.

Seperti yang dikutip Tribuncelebes.com, terlihat di pusat jantung kota ada bola besar yang di cat warna kuning, taman kota dan kalong di percanting dengan hiasan lampu-lampu berwarna-warni juga sejumlah jalan ruas di warnai keceriaan lampu.

Panitia pelaksana Festival Lagaligo, A. Dian Noviani mengatakan menjelang Festival Lagaligo ada Tiga titik utama yang dipusatkan pada kegiatan ini selama sepekan.

“Titik utama kegiatan di Waduk Ompo, Lapangan Gasis dan Gedung pertemuan masyarakat Soppeng,” ujar A. Novi.

Pihaknya menjelaskan, terkait 3 lokasi titik utama ini, kegiatan yang akan dilakukan yaitu kampung budaya, perkemahan, permainan rakyat, expo, dan kuliner. Tutupnya

El-anchu

Empat Kades Terpilih di Soppeng Tak Ikut Dilantik Secara Bersamaan

Tribuncelebes.com, SOPPENG–-Pasca pemilihan Kepala Desa secara serentak kemarin pada tanggal 7 September 2018, dari 33 Desa ikut pemilihan secara serentak kemarin hanya 29 akan di lantik pada tanggal 12 Desember 2018 di Taman Kalong Watansoppeng.

Kepala Dinas Pemdes, A. Agus Nongki yang di konfirmasi oleh Tribuncelebes.com, mengatakan jadwal pelantikan akan di laksanakan pada tanggal 12 Desember 2018 nantinya di Taman Kalong.

“Rencana tempat pelantikan di taman Kalong, melihat kondisi cuaca sering hujan dua tempat alternatif kami rencanakan yaitu di ruang pola kantor bupati dan baruga rujab bupati,” ujar A. Agus. Rabu, (5/12/18)

Pihaknya menambahkan ada Empat Desa nantinya belum ikut pelantikan secara bersamaan mengingat masa jabatannya belum habis.

“Dari 33 Desa pemilihan kemarin cuma 29 Kades akan dilantik, selebihnya Empat Desa ini akan dilantik pada bulan Mei yaitu Kades Panincong, Donri-donri, Labae dan Citta,” tambahnya.

Dengan harapan kepala Desa yang akan dilantik semoga bekerja dengan profesional dalam menjalankan tugasnya dan tetap selalu berinovasi. Tutupnya.

El-anchu

26 Pejabat Eselon II Pemkab Soppeng Ikut Uji Kompetensi, Tiga Kadis Tak Hadir ?

Tribuncelebes.com, SOPPENG—
Sebanyak 26 pejabat eselon II Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng mengikuti penilaian kompetensi di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Soppeng. Rabu, (5/12/19)

Dari 29 pejabat eselon II lingkup pemerintah kabupaten soppeng, hanya 26 pejabat yang ikut penilaian atau uji kompetensi dan Tiga diantaranya tidak ikut yaitu kepala Dinas Pendidikan, Sosial dan Inspektorat.

Kepala BKPSDM Soppeng, Andi Mahmud yang di temui di ruangannya mengatakan uji kompetensi ini di ikuti pejabat eselon II yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Badan, Staf Ahli dan Asisten.

“26 pejabat eselon II ikut uji kompetensi dan tiga kepala dinas tidak ikut karena mengingat sebentar lagi akan pensiun,” kata A. Mahmud

Terkait jabatan yang kosong nantinya tiga Dinas ini, Andi Mahmud menjelaskan ini bukan kewenangan kami tergantung nanti Bupati berdasarkan hak prerogatifnya.

“Saya tidak tau, tergantung nanti hak prerogatif Bupati,” tuturnya

Terkait tim penguji ini sudah tidak di ragukan kemampuannya semuanya memiliki kreatifitas dan kapasitas bekerja dengan profesional. Tutupnya

El-anchu

Car Free Day, Pejabat Teras Pemkab Soppeng Senam Maumere

SOPPENG, TRIBUNCELEBES.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng dalam hal ini Wakil Bupati Soppeng Supriasa di dampinggi beberapa pejabat teras Pemkab Soppeng menghadiri kegiatan acara Car Free Day yang dilaksanakan pihak Bank Negara Indonesia (BNI) bekerjasama dengan 72 Community dengan senam Maumere di jalan Pemuda Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Minggu 17 September 2017

Kepala Pimpinan Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Sengkang Henri L P Sibarani dalam Aspirasinya dengan kegiatan ini merupakan kerjasama BNI cabang pembantu Soppeng bersama Pemdah Soppeng dengan menopang program Pemerintah Daerah untuk mengeloragahkan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan ini dengan dukungan pemerintah kabupaten soppeng,” kata Henri

Lanjut Hendri menambahkan nanti kedepannya kita akan membuat acara Fun Bike untuk Kabupaten Soppeng dengan hadiah hadiah yang menarik, untuk hari ini pihak kami menyediakan 72 Door prize yang akan diundi untuk peserta yang hadir di acara ini

Sementara Wakil Bupati Soppeng Supriansa mengatakan sebelumnya dua minggu yang lalu saya mengikuti car free day di Jakarta ramai betul karena olahraganya masyarakat. Hari ini saya mengikuti car free day di Kabupaten Soppeng tidak kalah ramainya juga.

“Ternyata di senam Maumere ada gerakan tinju (pukul ke depan) untung saja istri saya tidak ikut nanti pintar tinju tinju saya,” Ucap canda Supriansa

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Soppeng, Kasdim Kodim 1423/Soppeng, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Para Kepala SKPD, pegawai Bank BNI Soppeng serta ratuasan masyarakat Soppeng.

(El-anchu)

Pemkab Soppeng Miliki 3 Produk Hukum Baru Tahun 2017

SOPPENG, TRIBUNCELEBES.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng miliki tiga Peraturan Daerah (Perda) baru, setelah uji kelayakan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng, akhirnya tiga produk baru Perda Soppeng di tetapka dan disetujui, yakni Perda tentang penyelenggaraan pendidikan, pengangkatan dan pemberhintian perangkat desa dan tentang penata desa.

Sebelumnya sekitar sebulan pembahasan di lakukan di kantor DPRD Soppeng, maka dilakukan pandangan umum dari dari setiap praksi dari partai pada rapat paripurna tingakat I dan tingkat II DPRD Soppeng, sampai pada saat pengambilan keputusan bersama pihak DPRD dengan Pemkab Soppeng di tetapkan tiga perda tersebut. Jum’at 15 Sebtember 2017

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Soppeng Hj A Patappaunga, diawali dengan pembacaan laporan panitia khusus (Pansus) I dan II DPRD terhadap proses dan hasil pembahasan tiga ranperda menjadi perda tersebut.

Dilanjutkan dari Sekeetari Dewan (Sekwan) Hj. Andi Darmi membacakan berita acara (BA) tentang persetujuan bersama penetapan tiga perda tersebut, selanjutnya di lakukan penandatanganan dan penyerahan surat keputusan.

Sementara Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak saat menyampaikan Aspirasinya dengan mengharapkan pemberlakuan setelah di tetepkan tiga Perda baru ini, Dapat memenuhi tuntutan dan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dinamis.

“Dengan Perda pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa, Perda penataan desa, dan Perda tentang penyelenggaraan pendidikan, sesaui dengan program Visi dan Misi Pemerintah Yang Melayani dan Lebih Baik’ pada tingkat Kabupaten Soppeng, khususnya pada perwujudan Misi mewujudkan pendidikan unggul yang murah dan berkeadilan bagi semua warga, dan menjadikan Kabupaten Soppeng yang lebih baik dalam pelayanan publik,”Jelasnya

(El-anchu)

Proyek DAK 2015 di Sektor Pertanian Soppeng Bermasalah

TRIBUNCELEBES.com, SOPPENG – Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 menjadi misteri pada masyarakat Soppeng, Khususnya di Desa Laringgi dan Desa Tellu Limpoe, Kecamatan Marioriawa, mempertahankan Bantuan anggaran Satu paket.

Anggaran satu paket dengan bertujuan pekerjaan Sumut Dangkal, Sumur Bor, dan Pompa Air, dengan memakai anggaran DAK tahun 2015.

Canrah salah satu warga yang berdomisili di Daerah Batu-batu mempertanyakan bantuan alat mesin Pompa Air yang terpasang pada Sumur Bor tersebet pada saat pelaksana pekerjaan, sehinga pada saat di tinjau kembali mesin pompa air yang terletak di dekat symur bor du ambil oleh pelaksana tugas, ini yang membuat kelompok tani saat musin padi, bantuan yang ada kini hilang dan sudah dua tahun tidak di nikmati.

Sementara salah satu kelompok tani Polimpu Satu Muh. Tahir mengatakan kelompok Tani Polimpu Satu yang kini mengalami resah atas pekerjaan seharusnya membuat banyak kerugian bagi masyarakat petani (Kelompok Tani)

“Kamu sebagai kelompok tani menunjukkan lokasi yang dimana ada mata airnya pada pekerja, sementara di sumur yang lama sudah kurang mata airnya,” Ungkap Muh. Tahir bersama Candra

Dari pihak Staf Dinas Pertanian menerangkan bahwa pekerjaan satu paket Sumur Tanah dan tanah dangkal pada tahun 2015 itu bersumber dari Anggaran DAK, Pihaknya juga menjelaskan biaya anggaran sekitar 70 Juta Rupiah,

“Kami perlu jelaskan bahwa pekerjaan sumur bor tanah dangkal satu paket adalah Sumur Bor, Mesin Pompa Air dan Saluran,” Ungkap Musriadi Salah satu Staf Pertanian Soppeng dan selaku Tim Pemeriksa Pekerjaan (TPP) Kec.Marioriawa

Selanjutnya dikonfirmasi mantan ketua komisi Dua DPRD Soppeng dari Berdomisili di Dapil 4 di Daerah Pemilihan Kabupaten Soppeng membeberkan anggaran DAK Tahun 2015, itu memakan anggaran Milyaran Rupiah yang di peruntuhkan untuk bantuan dan pembangunan.

Termasuk anggaran untuk pekerjaan sumur bor dan tanah dangka atau di sebut sumur satu paket ini, telah di banyak biaya anggaranya itu di tetapkan kemarin.

Lanjutnya, pihaknya juga mengatakan pernah kelompok tani datang ke rumah mengadu mempertanyakan bantuan yang hilang dan telah merugikan kami sebangai petani, dengan menjelaskan sesuai yang di lapangan adanya sumur bor tidak memiliki mesin pompa air dan tedapat juga pekerjaan sumur bor lama bukan sumur bor yang baru.

“Kami minta kepada penegak hukum Kejaksaan Watansoppeng segera menindak lanjuti pengaduan masyarakat sampai tuntas, atau menelusuri dana DAK tahun 2015,” harapnya

Penulis : Anchu