Penerimaan Calon Bintara Polres Bone Tahun 2020 Menerapkan Protokol Kesehatan

Watampone, Tribuncelebes.com- Memasuki Hari kedua Penerimaan Calon Bintara Polres Bone Tahun 2020 yang dimana jumlah peserta pendaftar bisa terbilang cukup banyak yaitu sebanyak 554 orang, maka Panitia Penerimaan Calon Bintara Polres Bone Tahun 2020 harus menerapkan Protokol kesehatan secara ketat. Dalam kegiatan ini, peserta pendaftar diwajibkan memakai masker dan senantiasa menjaga physical distancing pada saat melalui tahapan seleksi. Selain itu, sebelum peserta pendaftar memasuki ruangan, Panitia Penerimaan Calon Bintara Polres Bone terlebih dahulu memberikan arahan kepada peserta pendaftar.

Suasana pada saat Panitia Penerimaan Calon Bintara Polres Bone Tahun 2020 Memberikan Arahan Kepada Peserta Pendataran

Pada saat peserta pendaftar akan memasuki ruangan seleksi, pendaftar terlebih dahulu melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan Thermometer Infra Red. Selain itu, peserta juga diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan handsanityzer demi meminimalisir tingkat resiko penularan pada saat berada di dalam ruangan seleksi.

Sebelum Memasuki Ruangan Seleksi, Peserta Diwajibkan Mencuci Tangan dan Menggunakan Hand Sanityzer serta Melakukan Pengecekan Suhu Tubuh

Kegiatan ini dipimpin Langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Polres Bone (Kabag Sumda) Kompol H. Burhanuddin AW, yang dalam arahannya mengatakan bahwa peserta harus bersungguh-sungguh dalam mengikuti Pendaftaran Calon Bintara Tahun 2020 ini. Beliau mengharapkan kepada seluruh peserta agar berdiri diatas kaki sendiri tanpa mengandalkan pihak lain serta menghindari calo yang meminta sejumlah imbalan.

Kabag Sumda Polres Bone, Kompol H. Burhanuddin AW Saat Memberikan Arahan Kepada Peserta Pendaftaran Calon Bintara Polres Bone Tahun 2020

Menurut Kabag Sumda Polres Bone, Kompol H. Burhanuddin AW, Jumlah Kuantitas Peserta pendataran Calon Bintara Polres Bone selalu mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Ini terbukti setelah tahun lalu pendaftar mencapai angka 400an lebih, pada tahun ini meningkat menjadi 554 pendaftar. Maka dari itu, Selain mengedepankan Prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) juga harus mengedepankan Protokol Kesehatan karena berhubung jumlah pendaftar yang meningkat di tengah wabah pandemi Covid-19, maka jumlah pendaftar yang akan mengikuti seleksi dibatasi setiap harinya, yaitu maksimal 150 peserta yang terbagi bagi dalam 2 sesi. Ini bertujuan agar jarak aman atau physical distancing tetap terjaga, sehingga peserta pendaftar merasa aman dan nyaman.

Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Polres Bone, Komisaris Polisi H. Burhanuddin AW

Penerimaan Calon Bintara Polres Bone Tahun 2020 rencananya akan berlangsung selama 5 hari, dan pada puncaknya, Senin Tanggal 24 Agustus 2020 akan memasuki Tahap Sidang Penentuan yang dimana akan dihadiri oleh Kapolres Bone, AKBP Try Handako S.IK, Pengawas Eksternal dari Dinas Pendidikan dan perwakilan LSM, serta Perwakilan Orang Tua Peserta Pendaftaran.

Foto: Eddie Muliadi Ikram

Polres Bone Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Calon Bintara Polri Tahun 2020

Bertempat di Aula Polres Bone, pada Hari Rabu, 19 Agustus 2020, Panitia Penerimaan Bintara Polres Bone menggelar penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Calon Siswa (Casis), dan Orang Tua Wali Penerimaan Bintara Polri Tahun 2020 dengan cara virtual atau live streaming dengan Biro SDM Polda Sulsel.

Suasana Dalam dan Luar Ruangan Aula Polres Bone Pada Saat Acara Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Calon Bintara T.A 2020

Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah dilakukan Kapolres Bone AKBP AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK. bersama perwakilan casis, orang tua, dan panitia pengawas penerimaan anggota Polri, pemantau ekseternal dari Lembaga Swadaya Masyarakat dan perwakilan media di Aula Mapolres Bone, Rabu 19/08/2020.

Kapolres Bone mengingatkan, penerimaan anggota Polri berjalan bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah)

Kapolres Bone, AKBP Try Handako Wijaya, S.IK bersama Kabag Sumda Polres Bone, Kompol H. Burhanuddin AW pada Saat memimpin acara penandatanganan Pakta Integritas secara Virtual.

“untuk mewujudkan penerimaan Polri yang bersih, saya selaku Kapolres Bone mengingatkan, sekali lagi mengingatkan kepada seluruh panitia, pengawas dan calon siswa yang telah diambil sumpahnya untuk komitmen tidak melakukan KKN, dan lebih khusus lagi kepada casis tidak terpancing dengan oleh oknum siapa pun yang dapat memberi janji kelulusan, kunci kelulusan ada pada kalian, belajar dengan baik, jaga kesehatan dan tentunya jangan lupa untuk senantiasa berdoa,” tegas Try Handako.

Penandatangan Pakta Integitas yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya, S.IK, M.Si.

Di tempat yang sama, Kabag Sumda Polres Bone Kompol H. Burhanuddin HW. mejelaskan, bahwa inti dari pakta integritas yang dibacakan dan ditandatangani diantarannya mengikuti sistem seleksi penerimanaan Calon Bintara Polri Tahun 2020 adalah bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku apabila melakukan pelanggaran dimaksud dan atau dibatalkan sebagai calon bintara Polri. Sebanyak 554 Orang Calon Bintara 2020 yang ikut serta dalam penerimaan kali ini yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bone.

Foto: Eddie Muliadi Ikram

Kapolres Bone Pimpin Rapat Persiapan Pengamanan Pelantikan Anggota DPRD Bone

BONE-TRIBUNCELEBES.COM- Pelantikan Anggota DPRD terpilih sisa menghitung hari. Segala macam persiapan terkait kegiatan pelantikan tersebut harus dilaksanakan secara matang terutama segi keamanan sebelum dan pada saat acara Pelantikan berlangsung. Bertempat di ruang pertemuan Mapolres Bone, Kapolres Bone, AKBP Muh. Kadarislam Kasim, memimpin rapat terkait teknis pengamanan sebelum, saat dan setelah kegiatan pelantikan Anggota DPRD berlangsung.

Diketahui bahwa, pelantikan Anggota DPRD Kab. Bone terpilih akan dilaksanakan pada hari Senin, Tanggal 11 Agustus 2019 atau H+1 hari raya Idhul Adha. Anggota DPRD Bone terpilih berjumlah 45 orang yang tersebar di 5 daerah pemilihan yang di mana pada Periode 2019 – 2024 ini di dominasi oleh wajah-wajah baru. Ke 45 anggota DPRD Kab. Bone terpilih ini akan dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kelas I A Watampone selaku perpanjangan tangan lembaga Yudikatif Negara di wilayah kerja Kabupaten Bone.

Kapolres Bone, AKBP Muh. Kadarislam Kasim, S.Ik. M.Si.

Menurut Kapolres Bone, personel keamanan yang akan diterjunkan dalam kegiatan pelantikan anggota DPRD berjumlah sekitar 300 personel yang merupakan gabungan dari anggota Kepolisian Polres Bone, Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Bone, dan Dinas Perhubungan Kab. Bone yang terbagi dalam berberapa tugas, Diantaranya mensterilkan Gedung DPRD Sebelum Pelantikan dilaksanakan serta Mengawal Ketua Pengadilan Negeri kelas I A Watampone selaku Pihak Yang Melantik.

“Pengamanan Pelantikan Anggota DPRD Kab. Bone ini harus diperketat, Pihak Yang tidak berkepentingan dan yang tidak memiliki ID Card dilarang Berada di Lokasi Pelantikan, Jadi bagi Teman-Teman Media yang ingin Meliput di lokasi Pelantikan diharapkan Menghubungi Biro Humas Sekretariat DPRD Bone untuk Mendapatkan Atribut ID Card”. Ungkap Kapolres Bone saat ditemui Redaksi tribuncelebes.com di Area Kantor Mapolres Bone. (EDDIE227)

Ini Kronologi Lengkap Hingga Fahrul Meregang Nyawa di Depan Penyidik

BONE-TRIBUNCELEBES.COM- Setelah kejadian meninggalnya seorang pria yang bernama Fahrul selaku saksi dalam penadahan Handphone, Ruangan Unit Ekonomi Satreskrim Polres Bone terkunci dan tertutup rapat. Diketahui sebelumnya, Bahwa Fahrul menyerahkan diri kepada Mapolres Bone sebagai Saksi dalam kasus Penadahan Handphone yang di mana sebelumnya Handphone tersebut Jatuh atau hilang pada Bulan Juni lalu, namun setelah pihak Kepolisian melakukan pelacakan melalui email terhadap Barang Bukti tersebut, alhasil Handphone tersebut ada ditangan Alhmarhum Fahrul. Yang Seketika itu pula Fahrul nenyerahkan diri ke Mapolres Bone pada Rabu dini hari, 7 Agustus 2019.

Suasana Ruang Unit Ekonomi Sat Reskrim Polres Bone yang tertutup.

Status alhamarhum Pada saat itu masih sebatas Saksi, namun Naas Bagi Fahrul, pada saat pemeriksaan akan dimulai oleh penyidik Unit Ekonomi Satreskrim Polres Bone, Fahrul mengehembuskan nafas terakhirnya. Seketika itu, Jenazah Almarhum dilarikan ke Rumah Sakit untuk menjalani visum untuk mengetahui pasti Penyebab Kematiannya. Terlihat pada Sore Hari, di Kediaman Almarhum banyak sanak Keluarga dan Personel Kepolisian Polres Bone yang datang menyampaikan Duka Cita yang mendalam atas Kepergian Almarhum.

Namun pada Saat kami mendatangi Ruang Unit Ekonomi Satreskrim Polres Bone untuk konfirmasi lebih lanjut, Ruangan Unit Ekonomi Satreskrim Polres Bone terkunci dan tertutup rapat. Namun setelahnya, Kami akhirnya Bertemu langsung dengan Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Pahrum untuk meminta Kronologi Detail Sampai Almarhum Meregang Nyawa di Polres Bone.

Menurut Kasat Reskrim, Barang Bukti Tersebut Berada di tangan Almarhum, karena ada 2 orang yang sampai saat ini identitasnya Belum diketahui menjual Barang Bukti tersebut Kepada Almarhum, namun Setelah Almarhum mengetahui Bahwa Barang Bukti tersebut sedang Dalam Pencarian Polisi, Almarhum Menyerahkan diri kepada Anggota Kepolisian Polres Bone untuk memberikan Keterangan. Lanjut Kasat Reskrim menerangkan, Bahwa pada saat almarhum berada di Lingkungan Mapolres Bone sejak Rabu dini Hari kemarin untuk dimintai Keterangan terkait Barang Bukti, Almarhum Fahrul sempat Berbincang Bincang lepas dengan Pihak Kepolisian dan Menunaikan Sholat Shubuh Berjamaah bersama dengan Anggota Polres Yang Piket pada waktu itu. Dan pada saat pagi hari sebelum pemeriksaan dimulai, Almarhum sempat disuguhkan Minuman oleh petugas Unit Ekonomi yang dimana Minuman tersebut belum sempat dicicipi hingga Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Pahrum Saat Memberikan Konfirmasinya.

Almarhum dinilai sangat membantu Tugas Kepolisian untuk memecahkan Kasus Tersebut (Penadahan Handphone) karena Almarhum yang menyerahkan Diri dan memperlihatkan I’tikad baik dan Kerja samanya meskipun Pada Akhirnya Almarhum harus meregang nyawa, Dan Hasil pemeriksaan Dokter yang Memeriksa Jenazah Almarhum lengkap Datanya, Ungkap Iptu Pahrum.

Almarhum Sehari-harinya dikenal sebagai Pribadi yang baik, pengayom keluarga yang baik, dan Rajin beribadah. Kami dari Redaksi tribuncelebes.com menyampaikan Belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Alamarhum, Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan oleh Almarhum semasa hidup bernilai Pahala di Sisi Allah S.W.T. (EDDIE227)

Tahanan Meninggal di Depan Penyidik

BONE-TRIBUNCELEBES.COM – Fahrul, Seorang Tahanan dalam Kasus Penadahan handphone yang diringkus oleh Resmob Polres Bone malam lalu secara tiba-tiba menghembuskan nafas terakhirnya di depan penyidik Reskrim Unit Ekonomi Polres Bone, pada saat akan memulai Pemeriksaan. Menurut saksi di tempat kejadian, H.M Hasbi, bahwa korban secara tiba-tiba terkapar di ruang penyidik pada saat penyidik memperlihatkan barang bukti kepada korban dan hendak menghubungi dan memanggil keluarga korban.

Suasana pada saat korban dievakuasi menuju mobil ambulans Polres Bone

Belum diketahui penyebab pasti kematian korban, karena berdasarkan informasi yang didapat Dari Kapolres Bone, AKBP Muh. Kadar Islam Kasim melalui Via Whatss app, Bahwa Korban Sementara Menjalani Proses Autopsi di rumah sakit Untuk mengetahui penyebab pasti kematian Korban, agar tidak timbul fitnah di kemudian hari.

Suasana pada saat korban hendak dibawa Ke rumah sakit untuk menjalani autopsi

hingga berita ini di rilis, belum ada tanggapan resmi dari Kasat Reskrim Polres Bone terkait kronologi penangkapan Fahrul hingga ke Proses pemeriksaan, yang pada ujungnya Fahrul menghembuskan nafas terakhirnya.(Eddie27)

Di Landa Banjir,Mapolres Bone dan Sejumlah Kantor Terendam

TRIBUNCELEBES.COM-BONE–Hujan yang mengguyur Kota Watampone sekitar 24 jam sejak sabtu Siang hingga minggu dini hari 20 mei 2018,mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan.

Jalan Yos Sudarso dan sejumlah ruas jalan di kota Watampone terendam air (foto Iwan Cangkir)

Dan pada dini hari sekitar jam 1.30 Wita,banjir  melanda sejumlah kelurahan termasuk kelurahan Biru, kelurahan Walanae,Kelurahan Cellu, kelurahan Macege dan memutuskan arus lalulintas sepanjang jalan Kihajar Dewantoro yang terhambat akibat luapa air yang memotong jalan.

Kantor Dinas Perdagangan tak Luput dari luapan air (foto Iwan Cangkir)

Ketinggian air di badan jalan bervariasi, mulai dari 30cm- sampai 100 cm. Di Jalan Raya Hoscokro Aminoto, banjir membuat akses jalan pengendara terganggu.

Hingga pukul 4.55 air masih menggenangi rumah warga, bahkan kantor Polres Bone tak luput dari imbas luapan air buangan kota dari arah kelurahan TA.Yang merupakan aliran air sungai manurungnge,termasuk pula kantor pengadilan agama,kantor dinas Perdagangan,dinas PSDA, dan kantor kehutanan kabupaten Bone.

Tim Basarnas -Bone Memasang Posko pelayanan Korban Banjir (Foto.Iwan Cangkir)

Kantor Mapolres Bone yang berada di kerendahan di jalan yos Sudarso watampone ini menjadi korban luapan air buangan dari arah kota.dari data lapangan yang dihimpun air luapan di polres ini salahh satu disebabkan sempitnya saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air yang besar hingga meluap kewilayah sekitar.

Proses Evakuasi Korban banjir di jalan Yos Sudarso watampone (Foto.iwan Cangkir)

Kepala Basarnas Bone, Andi Sultan diselah selah evakuasi warga mengatakan, saat ini pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pemantauan serta mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet.

Mapolres Bone terendam banjir (Foto.iwan hammer)

“Ada beberapa lokasi diwilayah Bone yang terendam akibat hujan deras, untuk jumlahnya sendiri kami belum tau pasti ada beberapa titik namun tadi kami sudah pantau ada Empat Kecamatan, sampai saat ini hujan belum berhenti. Ketinggian air mencapai perut orang dewasa. Tadi ada satu bayi bersama orang tuanya kami evakuasi kerumah keluarganya.singkat Andi Sultan di sela sela Evakuasi warga.

Kendaraan Warga sekitar jalan Sambaloge ikut jadi korban luapan air sungai (foto.Iwan Cangkir)

Banjir juga terjadi di perumahan warga di BTN mahkota Dua. Di sini, banjir bervariasi dari 30 cm-40 cm. Air pun terus naik ke permukaan warga.

Begitupun dengan, Jalan Andi Mangenre dan jalan KH Adam, Banjir di tempat ini bahkan hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga.

“Selama Sekitar 70 tahun barusan banjir seperti ini masuk kerumah kami, didalam rumah mencapai ketinggian 60cm,” kata Sumiati (62)  yang rumahnya di jalan Lapawawoi kr Sigeri,

Hingga, pukul 04:46 wita, dini hari hujan masih mengguyur Kabupaten Bone, sejumlah petugas dari Basarnas Bone dan BPBD Bone  melakukan evakuasi terhadap warga yang terendam banjir,utamanya di wilayah kelurahan Cellu BPBD memasang pos-pos layanan Korban banjir.

Salah satunya, warga di Jalan Andi Mangenre, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, petugas dari Basarnas Bone, mengevakuasi seorang bayi serta ibunya.

Penulis : Supriadi

2.400 Botol Miras Di Gilas Wales Di Mapolres Bone

TRIBUNCELBES.COM-Bone–Menjelang Bulan Suci ramadhan Polres Bone Musnahkan Miras Hasil Razia Sebanyak 2.400 botol minuman keras (miras) di halaman Mapolres Bone 14 Mei 2018

Pemusnahan 2.400 botol miras berbagai jenis dan pemusnahan 250 knalpot hasil operasi Sat Lantas Polres Bone yang tidak sesuai standar kendaraan Bermotor.

Miras dengan puluhan merek tersebut  dimusnahkan dengan cara dilindas dengan alat berat jenis Wales hingga hancur lebur.

Sekedar diketahui, pemusnahan tersebut adalah hasil razia polres Bone di seluruh wilayah Bone menjelang masuknya bulan Ramadan, Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mencangankan Bone Zero Miras yang diawali dengan razia miras di 27 kecamatan yang ada di Bone.

“Ini adalah wujud Bone menuju zero miras, apalagi bone yang dikenal sebagai kota Beradat, hari ini ribuan miras dimusnahkan dan juga kami sampaikan ke publik untuk menghindari minuman keras ini apalagi saat ini menjelang masuk bulan ramadan,” kata perwira berpangkat melati dua tersebut.

Tidak hanya miras, Polres Bone juga ‘melumat’ ratusan knalpot racing, atau tidak memenuhi standar kendaraan, sama dengan miras tadi, 250 lebih batang knalpot akhirnya ‘gepeng’ dilindas alat berat.

“Termasuk juga knalpot racing itu, karena suara bising yang ditimbulkan kerap mengganggu masyarakat, khususnya saat warga beribadah pada bulan ramadan, ini juga bentuk antisipasi balap liar, kalau ada motor yang tertangkap balap liar pada bulan ramadan nanti, motornya akan ditahan dan nanti bisa dikeluarkan sebulan setelah bulan ramadan ini,” pungkas Kadarislam.

Sementara barang bukti knalpot racing yang ‘dilumat’ tersebut kata Kadarislam akan dikumpulkan dan dibuatkan tugu knalpot racing sebagai peringatan bagi pengendara untuk tidak menggunakan aksesoris tidak standar tersebut

Penulis : Om Agu

Tertangkap Pelaku Curanmor Modus Ajak Sholat

TRIBUN CELEBES-BONE-Rahmat Asri alias Baso Esse  pelaku penipuan kendaraan motor roda dua milik Hayana (Warga Lappoase kab.Bone),di ringkus Satuan Resmob Polres Bone di kampung Paoe Kel. Salokarajae Kec. Lalabata Kab. Soppeng pada hari selasa tgl 30 januari 2018 : 23.30 wita

Rahmat Asri alias Baso Esse  bertempat Kab. Soppeng diringkus oleh 1 unti Resmob Polres Bone di pimpin oleh IPTU Bambang Supriady dengan tuduhan tindak pidana penipuan berdasar surat penagkapan:LP / 568 / XII / 2017 / SPKT / RES BONE tgl 15 Desember 2017.selain motor roda dua jenis beat pelau juga membawa lari sejumlah barang,uang Rp. 800 ribu, 1 unit Hp nokia 210 warna hitam, 1 unit Hp samsung J1 ace warna hitam dan 2 lembar stnk motor dengan jumlah kerugian Rp. 10 juta,

Kasat Reskrim AKP Harjoko saat dikonfirmasi membenrkan hal tersebut bahwa pelaku penipuan kendaraan motor roda dua milik Hayana telah ditahan di mapolres Bone saat ini.”Benar,pelaku kami lakukan penahanan di Polres Bone, pengakuan pelaku telah melakukan beberapa kali penipuan dengan modus yg sama di Wilayah Bone dan Soppeng”.Jelas Harjoko.

Setelah pengembangan terkuak operandi pelaku yang telah tiga kali melakukan penipuan dengan modus pertemanan perlahan dan kemudian membawa lari barang dan harta benda,

  1. Pada tahun 2014 pelaku telah mengambil 1 unit motor honda blade di jl. Talabbangngi Kel. cabbeng dalam kec. Lilirilau kab. Soppeng
  2. ‎ Tgl 6 desember 2017 pelaku mengajak korban (HAYANA binti H. Apaleng) ketemuan di Awangpone kab. Bone,kemudian membawa lari kendaraan motor roda dua jenis beat dan sejumlah barang berharga yang ditaksr senilai 10 juta.
  3. Tgl 10 januari 2018 di daerah bojo perbatasan barru pare pare telah mengambil motor honda beat warna merah putih milik lel. Latang.

Dilaporkan Oleh: Satrio.

 

Ini Identitas Pemilik Sabu 43,4 gr.Yang di Amankan Polres Bone

TRIBUN CELEBES.COM-BONE- Kasat Narkoba Polres Bone Iptu TH. E. Setiyawan memimpin operasi penangkapan terduga pemilik narkoba jenis sabu sdr. ZLF.di Jl. Andi Pangeran Pettarani  Kel. Masumpu Kec. Tanete  Riattang  , kab. Bone,dengan mengamankan sekitar 43 gram sabu dan sejumlah barang Bukti. 30/1/2018.

informasi yang dihimpuna dari satuan narkoba Polres Bone,tersangka ZLF,Setelah pengembangan di temukan akses sumber barang diduga sabu dari kedua rekan ZLf yaitu HD dan HM. Uraian identitas terduga pemilik sabu sbb;

1-ZLF, Pekerjaan : Tidak ada, Agama : Islam, Alamat : Jln. Manurunge Desa Taccipi , Kec. Ulaweng, Kab. Bone.

2-HD, Pekerjaan : Sopir mobil, Agama : Islam, Alamat : Jln Sungai Saddang  Kel. Manurunge, Kec. T. Riattang, Kab. Bone.

3-HM, Pekerjaan : Wiraswasta, Agama : Islam, Alamat :  Karetan Desa Tombang Kec. Wara Utara Kab. Luwu.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim.membenarkan hal tersebut “Barang bukti dan pelaku sudah kami amankan di mapolres Bone”.Barang bukti yang didapat dari ketiga tersangka adalah sbb:

43,4 Gram paket sabu,1 Buah kotak tempat GPS warna hijau ,1 Buah korek api gas,1 Buah sendok takar sabu,1 Buah sumbu kompor sabu,1 Batang pirex kaca,1 Buah tutup botol warna putih yang diatasnya terdapat 2 pipet plastik putih,1 Unit Handphone Merk Samsung  warna Gold, 1 Unit Handphone Merk Nokia warna hitam,1 Unit Handphone Merk Nokia warna merah hitam.

Di laporkan: Satrio

Polres Bone Ringkus Pelaku Pencurian Ternak

BONE, TRIBUNCELEBES.com – Tiga DPO pelaku pencurian ternak diringkus petugas Unit Resmob Polres Bone yang dipimpin Iptu Bambang Supriadi, Minggu (29/10/2017) malam.

Setelah sekian lama menjadi buronan Kepolisian, pelaku MT (50) tahun, MU (32) tahun, dan SA (36) tahun dengan dasar laporan LP/71/XI/2014/SPKT/RES BONE/SEK KAHU ini pun tertangkap di 3 lokasi berbeda.

Pelaku pertama, yakni MT tertangkap pertama kali di Desa Bale, Kecamatan Kahu, Bone yang kemudian dilakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil menangkap kedua rekannya. Ketiga pelaku ditangkap tanpa perlawanan.

Dari hasil interogasi Kepolisian terhadap pelaku, ketiganya mengakui telah mencuri 2 ekor sapi didesa Bale, Kecamatan Kahu, yang kemudian dijual di wilayah Kabupaten Maje’ne, Sulawesi barat.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Iya, saat ini tiga pelaku kami amankan di Polres Bone untuk proses penyidikan lebih lanjut”, kata Hardjoko, Senin (30/10/2017). (ardi)